Headlines News :
Home » » Menolak Digusur, Warga Dadap Hadang Petugas

Menolak Digusur, Warga Dadap Hadang Petugas

Written By Infobreakingnews on Rabu, 27 April 2016 | 09.49

Tangerang, infobreakingnews - Tak mau digusur, warga nelayan Kampung Baru Dadap, Tangerang, turun ke jalan menghadang Surat Peringatan (SP) pertama yang dilayangkan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Rabu (27/4/2016). 

Misbah, warga sepuh Dadap, bersama warga lainnya akan mengadakan aksi pengadangan turunnya SP I kepada warga nelayan Dadap.  


"Kami sementara ini masih mempertahankan tanah dan bangunan Kami di Kampung Baru Dadap dari pembongkaran dan penggusuran oleh Pemkab," ucap Misbah, Rabu (27/4/2016), di pos RW setempat.  
 
Penolakan tersebut menyusul rencana reklamasi pantai Dadap. Sementara warga akan direlokasi di rumah kontrakan milik masyarakat. 

"Kami punya tanah punya bangunan kenapa harus direlokasi ke kontrakan warga. Padahal janjinya mau dibuatkan rusun. Tapi rusun yang mana," ketus Misbah. 

Warga nelayan Dadap mengaku sudah menempati tanah tersebut sejak tahun 1975. Ada 3.000 bangunan yang ditempati 7.000 kepala keluarga selama bertahun-tahun di kawasan bekas prostitusi itu.

"Kami tinggal beranak-pinak sudah turun temurun, lalu mau diusir seenaknya. Padahal penggusuran ini ada kepentingan pihak swasta," timpal Aris, nelayan Dadap. 

"Kami ini manusia yang harus dimanusiakan. Warga nelayan tidak pernah berbuat macam-macam, kami selalu menuruti keinginan Pemerintah, tolong jangan usik ketenangan kami," teriak Aris.   

Dalam waktu dekat ini Pemkab Tangerang akan menggusur bangunan sepanjang jalan masuk lokasi prostitusi Dadap sampai ujung pantai dengan lebar sisi kiri hingga 20 meter dan sisi kanan 10 meter pada 23 Mei mendatang.*** Johanda Sianturi.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved