Headlines News :
Home » » Mantan Chief Security Apt Ibis Patahkan Tuduhan Polisi

Mantan Chief Security Apt Ibis Patahkan Tuduhan Polisi

Written By Infobreakingnews on Selasa, 19 April 2016 | 19.21

Mantan Chief Security Apartemen Ibis, Deden Memberikan Kesaksian untuk Yeung Man Fun
Jakarta, infobreakingnews - Ketidak sesuaian Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan oleh pihak Polda Metro Jaya terhadap terdakwa Yeung Man Fun, warga Hongkong yang didakwa sebagai pemilik barang narkoba 520 ribu pil ekstasi, sebagaimana yang disangkahkan, kini semakin menunjukan banyaknya keganjilan yang membuat banyak pihak menjadi ragu akan apa yang didakwakan pada Yeung Man Fun.

Saksi Deden Zainal Arifin, yang bertugas sebagai Chief Security di Apartemen Jayakarta atau yang juga dikenal dengan apartemen Ibis, menerangkan bahwa dirinya mengetahui dan ikut menyaksikan pembongkaran pintu kamar 1123 pada 11 september 2015 pagi, melihat Sukatno, tehnisi apartemen yang diprintahkan oleh pihak management dan pengelolah apartemen Ibis, membongkar pintu dengan obeng, lalu Deden juga ikut masuk kedalam ruangan tamu yang terlihat bersih tidak ada narkoba.

Sementara menurut polisi bahwa, Yeung Man Fun ditangkap ketika akan sedang membuka kunci pintu kamar, lalu menemukan narkoba 520 ribu pil ekstasi itu diruang tamu dalam kardus berwarna silver sebanyak 53 kardus.

Padahal menurut Deden bahwa Inex itu berada diatas tempat tidur yang ditutupi oleh badcover, dikemas didalam aluminium foil yang berserakan diatas tempat tidur kamar 1123.

Deden yang sebagai kepala security juga ikut melihat rekaman CCTV yang mana ada 3 orang cina yang masuk kedalam  kamar membawa paket kiriman, dimana sipemiliknya bukanlah Yeung Man Fun, tetapi seseorang yang diketahui bernama Liu Cing Kit, yang sampai kini masih merupakan misteri karena tidak pernah diungkap pihak aparat.

Selain Deden. juga didengarkan dua orang saksi bernama San Man Chun (245 th)dan Zhau Tji Ching (Aceng) yang sengaja didatangkan oleh Jane, ibu terdakwa Yeung Man Fun, didatangkan dari Hongkong. 

Dimana kedua saksi menyebutkan mengenal Yeung Man Fun ketika sama-sama bekerja di restoran di Hongkong, dan mengetahui Yeung Man Fun berperilaku baik dan sopan serta rajin bekerja. Yeung Man Fun sendiri adalah dari keluarga yang secara finansialnya sangat mampu karena ayah Yeung Man Fun adalah seorang pengusaha property bahkan kedua saksi yang didatangkan dari Hongkong ini mengetahui bahwa Yeung Man Fung dapat membawa pesawat terbang secara mahir. 

Aceng sendiri mengetahui Yeung Man Fun sebelum ke Indonesia pernah ke Inggris dan Australi dalam rangka bekerja sambil wisata, sebagaimana juga tujuan Yeung Man Fun datang ke Indonesia ingin berwisata sambil mencari kerja. Keduanya sangat terkejut ketika mengetahui Yeung Man Fun di Indonesia ditangkap karena tuduhan narkoba padahal menurut kedua saksi Yeung Man Fun tidak pernah berhubungan dengan Narkotika apalagi dengan aparat hukum di Hongkong.

"Saya percaya bapak Majelis Hakim yang menangani perkara ini akan sangat bijaksana untuk melepaskan semua tuduhan terhadap Yeung Man Fun" kata Zhau Tji Ching (Aceng) perempuan berusia 23 th ini, yang sudah mengenal Yeung Man Fun sejak masa remaja, kepada infobreakingnews.com, sesaat usai memberi kesaksiannya di Pengadilan Jakarta Pusat, Selasa (19/4). *** Emil F Simatupang.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved