Headlines News :
Home » » KPK Bandingkan Audit BPK Dengan Versi Ahok

KPK Bandingkan Audit BPK Dengan Versi Ahok

Written By Infobreakingnews on Rabu, 13 April 2016 | 08.09

Ketua KPK Agus Rahardjo
Jakarta - Ketua KPK, Agus Rahardjo menyatakan, pihaknya akan menggali keterangan mengenai pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta berdasarkan versi Ahok. Nantinya, keterangan Ahok tersebut akan dibandingkan dan diperiksa kembali dengan laporan audit investigatif yang sudah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Audit investigatif BPK ini telah diterima oleh KPK beberapa waktu lalu.
"Kita mencoba mengkroscek, kan sudah kita pegang data audit dari BPK," kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (13/4).
Dalam hasil audit investigatifnya, BPK menyebut adanya enam penyimpangan yang terjadi dalam pembelian lahan tersebut mulai dari perencanaan, penganggaran, dan pembentukan tim pengadaan pembelian lahan RS Sumber Waras. Tak hanya itu, penyimpangan juga terjadi dalam pembentukan harga dan penyerahan hasil pembelian.
Dengan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, terdapat indikasi kerugian negara yang diakibatkan pembelian lahan tersebut.
Dikatakan Agus, terdapat sejumlah poin dalam laporan audit investigatif BPK yang akan dikroscek dengan keterangan Ahok. Salah satunya mengenai aturan yang menjadi dasar BPK dalam mengaudit pembelian lahan seluas 3,6 hektar itu.
"Apakah aturan-aturan yang dipakai BPK untuk membuat (audit investigatif) itu sudah sesuai dengan (aturan). Atau pak Ahok punya bantahan dari sudut yang lain, begitu kan. Jadi dikroscek saja," katanya.
Menurut Agus, pihaknya akan menggali keterangan Ahok mengenai setiap aspek yang berkaitan dengan pembelian lahan tersebut. Tak hanya keterangan Ahok, pihaknya juga menyelidiki kasus ini dengan meminta keterangan terhadap pihak lain dan melakukan penyelidikan sendiri. Nantinya, berbagai keterangan, hasil audit investigatif dari BPK, dan data-data lainnya akan digunakan KPK untuk menyimpulkan ada atau tidaknya dugaan tindak pidana korupsi dalam pembelian lahan untuk pembangunan RS Sumber Waras.
"Ya semuanya kita kroscek. Semuanya kita dalami. Ada kesalahan fatal atau tidak atau seperti dilansir BPK memang ada kerugian negara yang terjadi atau tidak. Itu semuanya sedang kita dalami," paparnya. *** Adriansyah Harahap.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved