Headlines News :
Home » » Brenda Delgado, Buronan Perempuan Paling Dicari FBI, Ditangkap di Meksiko

Brenda Delgado, Buronan Perempuan Paling Dicari FBI, Ditangkap di Meksiko

Written By Infobreakingnews on Minggu, 10 April 2016 | 07.59

Brenda Delgado
Meksiko, infobreakingnews - Setelah dalam beberapa bulan pelarian, buronan perempuan paling dicari oleh FBI ditangkap otoritas Meksiko. Brenda Delgado diduga mengarsiteki pembunuhan terhadap perempuan yang menjadi kekasih mantan teman lelakinya.

Brenda ditangkap di Meksiko. Perempuan ini diduga mengarsiteki pembunuhan terhadap seorang dokter gigi di Dallas yang mengencani mantan kekasihnya.


"Setelah berhasil melakukan aksinya pada 2 September, Delgado terbang ke Meksiko," kata otoritas setempat, Minggu (10/4/2016).

Ototitas Meksiko meringkus perempuan ini Jumat, 8 April, waktu setempat. Penangkapan terjadi dua hari setelah FBI memasukan namanya dalam daftar 10 orang buronan paling dicari. Ia ditangkapan tanpa perlawanan di sebuah kota bernama Torreon.

Delgado merupakan perempuan ke sembilan yang masuk daftar sepuluh orang paling dicari FBI sejak 1950. Perempuan 33 tahun ini didakwa dengan pembunuhan utama setelah menembak mati Kendra Hatcher di sebuah parkiran di Dallas.

"Meskipun ia tak menarik pelatuknya sendiri, dia tetap bertanggung jawab atas pembunuhan itu," kata Petugas Senior FBI Dallas Thomas Class.

Polisi berhasil menangkap menangkap dua orang yang bekerja sama dengan Delgado sebelumnya. Tapi saat hendak meringkus Delgado, ia telah terbang lebih dulu ke Meksiko.

Ibu korban Bonnie Hatcher meminta Delgado kembali dan mempertanggungjawabkan tindakan kejinya. "Hanya itu yang saat ini saya pikirkan," kata dia kepada FBI beberapa waktu sebelumnya.

Delgado diduga telah merencanakan pembunuhan ini selama beberapa bulan. FBI menduga, Delgado menunggu waktu yang tepat untuk melancarkan aksi kejinya.

*** Novie Koesdarman.
 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved