Headlines News :
Home » » BPN Tangerang Tingkatkan Pelayanan Cepat Pembuatan Sertifikat

BPN Tangerang Tingkatkan Pelayanan Cepat Pembuatan Sertifikat

Written By Infobreakingnews on Rabu, 06 April 2016 | 18.40

Sudaryanto
Tangerang, infobreakingnews - Ditahun 2016 ini, pihak instansi pemerintahan dalam pengurusan sertifikat kepelikan tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang,meningkatkan pelayanan semaksimal mungkin pada masyarakat luas dalam percepatan penerbitan sertifikat tanah.

Dalam meningkatkan mutu pelayanan yang Prima (service excellent) BPN Kabupaten Tangerang sebagai Penyedia Layanan terhadap Masyarakat memberikan Pelayanan yang Canggih dan Cepat. 

Pelayanan cepat yang dilakukan itu diantaranya, layanan antar,layanan cepat saji, layanan tanpa henti (non stop), serta layanan pada hari Sabtu dan Minggu, dan beberapa program pelayanan cepat lainnya, dimana kesemua itu semata mata untuk memuaskan publik yang selama ini dirasakan sangat lelah mengurusi masalah sertifikat tanahnya.


"Selain program diatas, kami juga melakukan terobosan baru dengan meluncurkan 2 (dua) Program Layanan tambahan lainnya, diantaranya, pertama yaitu Layanan Pertanahan Saat Makan Siang (Lapermaksi) dan yang kedua, Layanan 3 S (Senyum Salam Sapa) untuk memudahkan Pelayanan Prima atau Service excellent bagi Pengguna Layanan bagi para Pemohon " kata Eko, Kasubag Umum BPN Tangerang kepada infobreakingnews.com, Rabu (6/4) diruang kerjanya.

" Sejumlah inovasi itu membawa BPN Kab.Tangerang meraih penghargaan layanan terbaik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  pada 2014 yang lalu." ungkap Eko.

Sampai dengan berita ini diturunkanKepala BPN Tangerang, Sudaryanto belum bisa ditemui awak media untuk dimintai keterangannya.seputar permasalahan :
Pertanahan di bekas lokalisasi dadap, kosambih. Dimana warga yang telah berpuluh tahun tinggal disana,belum ada kejelasannya akan ganti rugi sertifikat tanah mereka yang akan digusur nantinya, selain maraknya bangunan liar diKkabupaten Tangerang, yang diduga tidak memiliki sertifikat HGB   ( hak guna bangunan)  dari BPN sebagai persyaratan mutlak dalam pengurusan izin mendirikan bangunan   ( IMB ).*** Johanda Sianturi.
                                          
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved