Headlines News :
Home » » Banyaknya Perceraian Membuat Pati Dijuluki Kota Markasnya Janda Cantik

Banyaknya Perceraian Membuat Pati Dijuluki Kota Markasnya Janda Cantik

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 16 April 2016 | 17.39

Pati, infobreakingnews - Pati dijuluki sebagai gudangnya janda cantik, akibat kasus perceraian yang terus meningkat dari tahun ketahun. Angka perceraian di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, didominasi pihak istri. Dalam kurun tiga bulan, angka perceraian di Kabupaten Pati sebanyak 660 perkara. Dari jumlah itu, 451 perkara diajukan pihak perempuan atau istri.

Padahal sebagaimana diketahui umumnya perempuan asal Pati terbilang molek karena memiliki bentuk tubuh yang seksi dan wajah menarik.
 
“Setiap tahun, pengajuan perkara perceraian di Pati didominasi dari istri," ujar Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Pati, Abdul Rozaq,kepada infobreakingnews.com, Sabtu (16/4/2016).

Rozaq mengatakan angka itu tergolong tinggi. Pasalnya, tahun lalu kasus cerai gugat selama setahun 1.720 perkara. Sebanyak 844 perkara di antaranya kasus cerai talak. “Baru tiga bulan saja, tahun ini sudah 660 perkara, berarti angka perceraian di Pati meningkat,” kata Rozaq.
 
Banyak faktor penyebab tingginya angka gugatan perceraian dari kalangan istri. Rozaq memaparkan umumnya istri menggugat cerai karena tidak ada tanggung jawab dari suami, perselingkuhan, masalah ekonomi, cemburu, masalah moral, hingga banyak istri yang merasa disakiti suami.
 
“Mereka yang mengajukan cerai dari pihak suami maupun istri rata-rata berusia 30 hingga 40 tahun,” kata Rozaq.
 
Abdul Rozaq menilai usia tersebut memang rentan terhadap perceraian karena emosi untuk membangun rumah tangga belum bisa dikendalikan. Kondisi ini yang membuat banyak dijumpai perempuan cantik yang masih terbilang muda tetapi sudah berstatus janda, menjadi pedagang kuliner disentra wisata dikota Pati dan sekitarnya.*** Shinta Dewi.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved