Headlines News :
Home » » Fakta Yang Terungkap Dipersidangan Yeung Man Fun

Fakta Yang Terungkap Dipersidangan Yeung Man Fun

Written By Infobreakingnews on Selasa, 22 Maret 2016 | 20.03

Yeung Man Fun Didamping Penerjemah Bahasa Didepan Majelis Hakim PN Jakarta Pusat
Jakarta, infobreakingnews -  Persidangan warga Hongkong Yeung Man Fun kembali digelar pada Selasa, (22/3) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dengan menghadirkan dua saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum.

Persidangan yang penuh dengan perdebatan karena hampir semua keterangan saksi anggota Polisi yang ada didalam berita acara pemeriksaan (BAP), sangat bertentangan dengan keterangan saksi didalam persidangan.

Saksi anggota Polisi dalam persidangan menjelaskan bahwa dirinya langsung menuju ke kantor Polda Metro Jaya dan menyatakan tidak ikut bersama Yeung Man Fun, padahal menurut terdakwa justru saksi terus bersama dirinya didalam mobil ke hotel Wingstone dan kemudian kekantor Polda, dimana terdakwa mengaku secara terus terang kepada majelis hakim bahwa apa yang diterangkan saksi anggota Polisi itu adalah semuanya bohong.

"sepanjang jalan didalam mobil saya terus dipukul dan dipaksa harus mengakui narkoba itu adalah milik saya, padahal sama sekali saya tidak tau barang narkoba itu, malahan uang yang ada disaku saya diambil oleh dia (saksi anggota polisi - red) bersama jam rolex saya. " ungkap Yeung Man Fun sambil berdiri dan berteriak keras menunjuk kearah saksi.

Berkali kali hakim Ibnu yang memimpin persidangan ini mencoba meredahkan suasana persidangan yang penuh dengan perdebatan keras akibat banyaknya keterangan saksi yang berbeda jauh dari BAP.

Dan untuk kesekian kalinya Yeung Man Fung meminta kepada majelis hakim agar melakukan sumpah pocong terhadap saksi anggota Polisi anak buah Wito itu.

"Saksi sudah disumpah secara agama keyakinannya, karena sumpah pocong tidak dikenal dalam hukum acara pidana." kata hakim Ibnu menenangkan suasana persidangan.

Begitu juga halnya ketika saksi Willy, pengelolah appartemen Ibis tempat dimana Yeung Man Fun ditangkap, menerangkan bahwa dirinya diberitahukan skuriti appartemen bernama Sipun, bahwa pintu kamar 1123, tempat kamar terdakwa, pintunya dibongkar paksa oleh anggota Polisi.

Sementara dalam keterangan saksi Polisi menyebutkan Yeung Man ditangkap saat akan masuk kedalam kamarnya.Dan lebih anehnya menurut saksi Willy bahwa anggota skuritinya bernama Sipun, yang paling mengetahui kondisi saat Yeung Man ditangkap itu, keesokan harinya Sipun telah meregang nyawa, meninggal dunia secara mendadak. 

Yeung Man Fun yang dipaksakan duduk dikursi peskitan selalu didampingi sang ibunda, Jane yang terlihat sangat menderita lahir batin melihat anaknya dituduh memiliki setengah juta lebih pil ekstasi, padahal jane mengantarkan anaknya menuju ke Indonesia adalah untuk tujuan wisata, tetapi kemudian mendapat kabar kalau buah hatinya dituduh memiliki pil ekstasi dengan jumlah yang begitu banyak.

" Saya yang melahirkan dan membesarkan Yeung Man Fun, yakin betul kalau anak saya itu tak pernah terlibat narkoba, apalagi memiliki sebegitu banyaknya." ucap Jane sambil berlinang airmata dihadapan sejumlah wartawan sesaat usai persidangan. *** Emil F Simatupang.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved