Headlines News :
Home » » Polisi Tembak Mati Dua Penculik Setelah Terima Uang Tebusan Rp 700 Juta

Polisi Tembak Mati Dua Penculik Setelah Terima Uang Tebusan Rp 700 Juta

Written By Infobreakingnews on Selasa, 02 Februari 2016 | 08.40

Bireuen, infobreakingnews - Sampai saat ini kota yang dijuluki Serambi Mekka ini masih diwarnai aksi teror dan penculikan dengan kekerasan guna mendapatkan sejumlah uang tebusan dari keluarga korban.
Untuk mematahkan aksi kriminal diatas pihak Polda Aceh pada Senin (1/2) petang berhasil membebaskan seorang korban penculikan bernama Kamal Bahri (42), kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Aceh yang dibawa empat penculik ke kawasan Keude Geuruegok, Kecamatan Ganda Pura Bireuen.
Dalam operasi pembebasan itu dua dari pelaku tewas setelah sempat terjadi baku tembak selama 15 menit.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Aceh Kombes Nurfallah kepada wartawan mengatakan bentrok senjata antara polisi dengan penculik terjadi saat aparat berupaya membebaskan korban yang diculik pada 28 Januari 2016 lalu.
Korban diculik karena tidak sanggup menyediakan proyek untuk pelaku, kemudian penculik meminta uang tembusan dari keluarga korban sebanyak Rp 1 miliar, namun dalam negosiasi keluarga korban menyanggupi Rp 700 juta, ujarnya.
Setelah ada kesepakatan antara pelaku dengan keluarga korban, maka keluarga korban dari Banda Aceh datang mengantarkan uang tebusan ke perbatasan Aceh Utara dan Bireuen.
Dalam proses tersebut, keluarga korban telah melapor ke polisi, sehingga tim gabungan dari Polda dibantu Polres Lhokseumawe dan Bireuen menyiapkan strategi untuk meringkus pelaku.
Polisi memang sudah tiga hari mengintai pelaku setelah mendapat laporan dari keluarga korban, termasuk masalah transaksi di jalan Medan-Banda Aceh, yakni perbatasan Aceh Utara dan Bireuen.
Begitu waktu dan tempat transaksi dipastikan, pihak kepolisian pun langsung siaga dan melacak keberadaan tersangka.
Sejak dari Lhokseumawe, polisi sudah mengikuti mobil jenis Avanza yang dikendarai para tersangka.
Sampai di lokasi kejadian, keluarga korban yang datang dari arah Banda Aceh turun dari mobilnya dan membawa uang dalam kertas kresek senilai Rp 700 juta ke mobil tersangka.
Usai tersangka mengambil uang, mereka langsung menyerahkan korban pada keluarga.
“Saat merasa korban dalam posisi aman, maka langsung kita berikan tembakan peringatan untuk menghentikan tersangka. Tapi tersangka langsung mencoba lari dengan mobilnya. Selanjutnya kita pun menembak ban mobilnya,” papar Nurfallah.
Setelah ban mobil tertembak, pelaku langsung membelokkan arah mobilnya dari semula menuju arah Banda Aceh berubah ke arah Medan, sambil mengeluarkan tembakan balasan ke arah polisi.
Dalam upaya mereka melarikan diri, komplotan penculik itu sempat menabrak satu mobil Honda CR-V dan dua sepada motor jenis RX King dan Vario. Beruntung para korban tabrakan itu tidak mengalami luka.
Karena terus digempur pihak kepolisian, pelaku pun membelokkan mobilnya masuk ke sebuah bengkel.
Di sana mereka langsung menghentikan mobil dan kabur ke arah hutan melalui perkampungan penduduk dikawasan hutan rimba tempatnya para kriminal bersembunyi.
“Sehingga setelah kita lakukan pengejaran keduanya berhasil kita lumpuhkan. Aksi tembak menembak ada terjadi sekitar 15 menit,” kata Nurfallah.
Dua penculik yang tewas diidentifikasi sebagai Barmawi asal Kecamatan Nisam Antara dan Ismuharuddin dari wilayah yang sama. Keduanya roboh bersimbah darah setelah terkena tembakan polisi di bagian bahu, dada, leher dan pinggulnya.
Kedua jenazah mayat dibawa dengan ambulans milik Pemkot Lhokseumawe ke RSU Cut Meutia Aceh Utara, dikawal langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Yasir.
Barmawi mendapat tembakan di bagian leher dan bahunya sedangkan Ismuharuddin terkena di bagian pinggul.
Dari para penculik polisi menyita sebuah kartu anggota LSM, Aceh Corruption Watch (ACW) dalam tas Ismuharuddin dan Kartu Partai Aceh atas nama Ismunawir, satu pucuk senpi SS1 bersama tujuh magazinr, satu senpi FN bersama satu magazine dan uang tunai Rp 700 juta, satu HP Blackberry.
Sampai dengan berita ini ditayangkan, Polisi masih terus memburu Dua penculik lainnya berhasil kabur kedalam hutan dari penyergapan Polisi. *** Yakub Pranata.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved