Headlines News :
Home » » Demi Anak, Jane Akan Bertemu Presiden Joko Widodo

Demi Anak, Jane Akan Bertemu Presiden Joko Widodo

Written By Infobreakingnews on Kamis, 21 Januari 2016 | 17.55

Jakarta, infobreakingnews - Lanjutan sidang pra peradilan Yeung Man Fung yang diduga terkait dengan kasus narkoba kembali digelar pada hari ini, Kamis (20/1/2016) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Sidang yang dipimpin oleh hakim Ganjar Pasaribu tersebut dimulai dengan diserahkannya bukti-bukti oleh pihak Polda Metro Jaya. 

Pada sidang pra peradilan yang sebelumnya, Fung yang ditemani oleh kuasa hukumnya Arisman Aritonang, SH dan Aswanto, SH, mengajukan keberatan kepada Hakim tunggal Ganjar Pasaribu.

Fung ditangkap  di Apartemen Ibis, Mangga Dua, Jakarta Pusat, pada tanggal 14 September 2015. Tanpa menunjukkan identitas, petugas Polda Metro Jaya secara langsung menyita uang Rp 27.600.000 , paspor serta kunci Apartemen Best Western milik Fung.

Selanjutnya Fung digiring dan disekap ke dalam sebuah mobil yang berada di parkiran Apartement Best Western. Beberapa petugas  bahkan naik dan masuk ke dalam kamar dimana Yeung sebelumnya menginap. Dari dalam kamar, petugas merampas uang tunai Rp 378 juta, batu giok, ATM, perhiasan dan kartu travel.

Yeung kemudian digiring ke Mapolda Metro Jaya dan kemudian di sana diperlihatkan 520.000 butir pil ektasi. Barang haram tersebut terpaksa diakui Fung sebagai miliknya meskipun menurut ahli hukumnya sendiri kliennya tidak tahu menahu mengenai barang haram tersebut dan ia datang ke Jakarta untuk berlibur dan belum pernah terlibat kasus narkoba.

Salah satu ahli hukum Fung, Aswanto, SH juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap tindakan aparat yang dinilai sewenang-wenang. 

Seusai hakim mengetuk palu, Ibunda Fung, Jane Wong yang juga hadir di persidangan berteriak agar para penyidik melakukan sumpah pocong. Ia bahkan mengatakan bahwa Indonesia tidak memiliki keadilan. Dirinya pun menyebutkan bahwa ia sempat mendapatkan ancaman.

"Kenapa disaat saya benar-benar mencari keadilan, kok diancam seperti ini. Saya sudah lapor ke kepolisian tapi belum ada juga tanggapan. Saya juga lapor ke kedutaan dan tanggapan dari kedutaan hari ini juga melaporkan ke polisi untuk menjamin keamanan. Saya berharap bisa bertemu dengan Presiden, supaya Presiden bisa segera turun untuk menangani masalah ini." kata Jane saat ditemui seusai persidangan.

Kejadian ini sungguh sangat disayangkan karena dinilai dapat merusak hubungan antara Indonesia dengan Tiongkok. Seharusnya aparat kepolisian tidak sewenang-wenang dalam proses penangkapan Fung. Terlebih jika tidak diserahkannya bukti seperti surat penangkapan ataupun surat izin penggeledahan. ***Emil F. Simatupang 







Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved