Headlines News :
Home » » Untuk Kesekian Kalinya Anak Buah Dituntut Penjara, Tapi Gubernur Sumsel Belum Tersentuh Hukum

Untuk Kesekian Kalinya Anak Buah Dituntut Penjara, Tapi Gubernur Sumsel Belum Tersentuh Hukum

Written By Infobreakingnews on Rabu, 04 November 2015 | 20.27

Alex Nurdin

Jakarta, infobreakingnews - Setelah memakan waktu yang cukup lama, akhirnya aparat hukum menuntut Eks Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Selatan Rizal Abdullah dituntut 5 tahun 6 bulan penjara atas dakwaan merugikan negara sebesar Rp54,7 miliar dalam proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring, Palembang.

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai, anak buah Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin itu terbukti menerima uang ratusan juta rupiah dari PT Duta Graha Indah lantaran meloloskan pemenang pelelangan umum untuk pekerjaan pembangunan wisma atlet dan gedung serbaguna Provinsi Sumatera Selatan.

"Kami dalam hal ini menuntut Majelis Hakim yang memeriksa perkara menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dakwaan pertama dengan pidana 5 tahun 6 bulan dan pidana denda Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan dengan perintah supaya terdakwa tetap ditahan," kata Jaksa Nurul Widiasih, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (4/11/2015).

Sampai dengan berita ini ditayangkan, aparat hukum baik Kejaksaan maupun KPK sendiri yang sudah terlalu banyak mendapatkan laporan dari berbagai pegiat anti korupsi mengenai keterlibatan sang Gubernur Alex Nurdin sendiri, namun hingga kini sang Guburnur Alex yang diduga banyak melakukan permainan kotor seperti Gubernur Sumut Gatot itu, belum mampu disentuh apalagi dijadikan sebagai tersangka. *** Syarkowi.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved