Headlines News :
Home » » Wartawan Dan Mahasiswa Bersatu Melawan Aparat Yang Menghadalangi Aksi Demo Turunkan Rano Karno

Wartawan Dan Mahasiswa Bersatu Melawan Aparat Yang Menghadalangi Aksi Demo Turunkan Rano Karno

Written By Infobreakingnews on Kamis, 08 Oktober 2015 | 11.40


Serang, infobreakingnews - Akibat tidak adanya bukti perbaikan yang dirasakan masyarakat luas dari gaya kerja Gubernur Banten, Rano Karno, kalangan kampus semakin hari semakin keras melakukan aksi demo, guna menurunkan Rano Karno, Gubernur yang dianggap tidak mampu memperbaiki nasib rakyat.

Bentrokan antara aparat polisi dengan ratusan mahasiswa tak terelakkan di perempatan lampu merah Ciceri, Kota Serang atau akses menuju tol Serang-Merak-Jakarta. Karena memblokade jalur itu, mahasiswa menjadi bulan-bulanan aparat kepolisian. Polisi bahkan mengejar mahasiswa hingga ke dalam kampus mereka di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Maulana Hasanuddin, Kota Serang.

"Kami melakukan aksi menyikapi hari ulang tahun ke-15 Banten. Masih banyak infrastruktur yang rusak dan kemiskinan merajalela," kata Burhan, dalam orasinya, Rabu (7/10/2015).

Selang beberapa menit berorasi, polisi langsung memukul mundur mahasiswa hingga masuk ke dalam kampus. Polisi bahkan memukuli mahasiswa yang tak mau membuka akses jalan. Polisi melakukan aksi kekerasan karena mahasiswa enggan beranjak dari jalur itu.

Hasil investigasi dilapangan, saat sudah masuk ke dalam kampus, aksi brutal polisi tetap berlangsung. Polisi yang dilengkapi tameng dan pentungan memukul mahasiswa yang terjatuh dan menginjak mereka.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut agar Gubernur Banten Rano Karno mundur karena tidak mampu membenahi permasalah yang ada di Banten.

Sejumlah aparat polisi dari Polres Serang juga menghalang-halangi pemburu berita yang hendak mengabadikan gambar dan aksi pemukulan polisi terhadap mahasiswa.

Sampai dengan berita ini diturunkan, aksi demo mahsiswa yang semakin meluas hampir disemua kampus berbaur dengan kalangan wartawan dari berbagai media, tampak saling dorong mendorong dengan aparat kepolisihan yang terkesan menutupi kejadian ini untuk diliput media. *** Johanda Sianturi. 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved