Headlines News :
Home » » Sekalipun Rupiah Terpuruk, BMW Serie 7 Laku Keras Di Indonesia

Sekalipun Rupiah Terpuruk, BMW Serie 7 Laku Keras Di Indonesia

Written By Infobreakingnews on Senin, 12 Oktober 2015 | 11.43

Jakarta, infobreakingnews - Yang kaya tambah kaya dan yang miskin semakin parah dengan maningkatnya semua harga pangan berkait dengan amburadolnya nilai rupiah, namun para OKB orang kaya baru di Indonesia tetap saja menggilai mobil mewah sekaliber BMW .
Membaca peluang bisnis dan prilaku konnsumen di Indonesia ini, BMW pede habis meluncurkan serie terbaru BMW 740Li Executive yang dibandrol dengan harga Rp2.089.000.000 off-the-road, sedangkan All-new BMW 740Li Pure Excellence ditawarkan dengan harga Rp2.499.000.000 off-the-road.
Diungkapkan Jentri Izhar selaku VP Sales BMW Indonesia saat peluncuran all-new BMW Seri 7, harga yang ditetapkan BMW untuk dua varian tersebut sudah memperhitungkan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini. Walau pun beberapa hari belakangan Dolar Amerika mulai melemah dan rupiah kembali menguat, BMW menurutnya belum akan merevisi harga yang sudah ditetapkan tersebut.
"Harga BMW Seri 7 terbaru ini sudah mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemungkinan yang terjadi. Jadi ini sudah harga fix. Kalau pun rupiah sedang menguat, harganya belum akan diturunkan atau pun dinaikkan," ungkap Jentri Izhar.
All-new BMW Seri 7 merupakan generasi keenam dari seri ke-7 yang diluncurkan BMW. Sebelumnya, lebih dari 368.000 pelanggan telah memilih BMW Seri 7 generasi kelima yang diluncurkan secara global tahun 2008. Hal inilah yang membuat BMW seri 7 terbaru begitu dinantikan pecinta BMW.
Dan ternyata penjualan dikawasan Indonesia yang walaupun mata uangnya sedang terpuruk, ternyata justru membeli mobil mewah terbaru BMW. Jangankan itu, dari dulupun hanya orang Indonesia saja yang paling doyan memborong banyak barang jika sedang bepergian keluar negeri, karena gila gengsi dengan merek luar itu. *** Nadya.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved