Headlines News :
Home » » Polisi Tangkap Pencuri Puluhan DVR ATM BCA

Polisi Tangkap Pencuri Puluhan DVR ATM BCA

Written By Infobreakingnews on Minggu, 04 Oktober 2015 | 15.46

Jakarta, infobreakingnews - Sepandai pandainya Tupai melompat, akhirnya akan jatuh juga. Pepatah ini berlaku kepada seorang pencuri yang cukup lihay terhadap alat rekam milik BCA yang dipasang disemua anjungan mandiri. 
Sebelumnya pihak BCA cukup lama juga dibuat pusing karena banyaknya alat rekaman yang terpasang disetiap tititk ATM BCA hilang, padahal harganya cukup mahal selain tehnik memasangnya dan membukanya juga cukup rumit.
Namun Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang sudah lama mengintai pencurian alat khusus ini berhasil membekuk tersangka M, pelaku pencurian 52 unit Digital Video Recorder (DVR), di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Central Asia (BCA), di wilayah Jakarta dan Tangerang.
"Kami berhasil mengungkap kasus pencurian 52 DVR dari mesin ATM BCA di wilayah Jakarta dan Tangerang. Kami tangkap satu tersangka berinisial M," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Eko Hadi Santoso, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (4/10).
Dikatakan Eko, peristiwa pencurian DVR di sejumlah ATM di minimarket dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) itu, terjadi bulan Agustus sampai September 2015.
"Tersangka mendatangi gerai ATM yang dikira aman, seolah-olah menjadi pegawai outsourcingdi perusahan maintenance mesin ATM, kemudian membongkar casing, dan mengambil DVR," ungkapya.
Ia menyebutkan, harga DVR itu senilai Rp 14 juta per unit. Namun, tersangka menjual kepada penadahnya dengan harga Rp 100.000-150.000.
"DVR ini berfungsi merekam secara visual, terhubung dengan CCTV di ATM. Motifnya ekonomi. DVR itu alat mahal, sehingga dia bingung juga menjualnya. Akhirnya dijual Rp 100.000-150.000.di pedagang elektronik emperan," ungkapnya.
Menurutnya, polisi membekuk tersangka M, di Jalan Kali Angke RT 10 RW 03, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat (2/10) kemarin.
"Setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya mencuri 52 unit DVR di minimarket dan SPBU di wilayah Jakarta dan Tangerang," jelasnya.
Ia mengungkapkan, pelaku merupakan pegawai outsourcing di perusahan maintenance mesin ATM, sehingga paham cara membongkar casing, alarm tidak berbunyi, dan tahu sistem ATM.
"Ini kasus baru, perlu disikapi dengan khusus baik dari pihak penyedia jasa dengan Polri. Minimalscanning yang bagus ke pegawai atau pendataan mantan pegawai. Jadi kalau ada keterlibatan bisa dilakukan tindakan lebih cepat," tandasnya.
Selain membekuk tersangka, polisi juga menyita barang bukti, handphone Blackberry, pakaian yang digunakan pada saat mengambil DVR, helm, 52 DVR, delapan hardisk yang dibongkar dari DVR, dan beberapa alat untuk membongkar mesin ATM dan DVR.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. 
Sampai dengan berita ini ditayangkan, polisi masih terus mendalami tersangka M untuk mencari pelaku lainnya beserta para penadahnya. *** Johanda Sianturi.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved