Headlines News :
Home » » Persetan Dengan Gugatan Praperadilan Yang Diajukan, KPK Bergerak Cepat Menahan Rio Capella

Persetan Dengan Gugatan Praperadilan Yang Diajukan, KPK Bergerak Cepat Menahan Rio Capella

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 24 Oktober 2015 | 02.23

Jumat Kramat KPK Dengan Rompi Khasnya Menahan Rio
Jakarta, infobreakingnews - Sebagaimana para tersangka dalam kasus yang mengoyang banyak orang hebat ini langsung ditahan walau baru sekali diperiksa sebagai tersangka yang dituduhkan, terjadi juga pada diri mantan Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella.
Rio ikut terkena kwalat pada Jumat Kramat versi KP. Pria kelahiran Sumatera Selatan itu ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara dana Bansos Pemprov Sumatera Utara di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Agung.
Setelah diperiksa penyidik selama sekitar delapan jam, Rio keluar Gedung KPK sekitar pukul 18.15 WIB. Rio yang telah mengenakan rompi tahanan berwarna oranye menolak berkomentar mengenai kasus yang menjeratnya.
Termasuk mengenai penahanan yang dilakukan KPK. Dengan dikawal ketat petugas, Rio bergegas masuk ke dalam mobil tahanan yang akan membawanya ke rumah tahanan.
Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, Rio akan ditahan di Rutan KPK untuk 20 hari mendatang. Penahanan terhadap Rio dilakukan KPK untuk kepentingan penyidikan.
"PRC (Patrice Rio Capella) ditahan di Rutan KPK untuk 20 hari pertama," kata Yuyuk saat dikonfirmasi, Jumat (23/10).
Diberitakan, KPK menetapkan Rio sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara Bantuan Sosial Provinsi Sumatera Utara di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Agung.
Rio diduga menerima suap dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR Fraksi Partai Nasdem dari Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evi Susanti.
Uang suap yang diterima Rio melalui teman semasa kuliahnya bernama Fransisca itu untuk mengamankan perkara dugaan korupsi dana Bansos Sumatera Utara yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung. Selain Rio, dalam kasus ini KPK juga menetapkan Gatot dan Evi sebagai tersangka pemberi suap.
Rio yang disangka sebagai pihak penerima suap dijerat dengan Pasal 12 huruf a, huruf b atau Pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
Sementara Gatot dan Evi sebagai tersangka pemberi suap diduga melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a, huruf b atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
Kasus ini selain membuat tamatnya kecermelangan karier politis Nasdem yang juga menjadabat sebagai anggota Komisi III bidang Hukum di DPR Senayan, juga dinilai sangat berpengaruh besar terhadap Partai Nasdem yang dikenal paling mantab menjagokan restorika dinegeri ini. 
Bahkan kasus Rio ini menjadi perhatian besar banyak kalangan, sampai Presiden ILC Karny Illyas sendiri membuat topik Gara gara Rio, Rusak Nasdem Sebelanga, dalam siaran yang paling digemari kalangan praktisi hukum dinegeri ini. *** Candra Wibawanti.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved