Headlines News :
Home » » Nenek Berusia 101 Tahun Ini Merupakan Wartawan Tertua Dunia Yang Masih Aktip

Nenek Berusia 101 Tahun Ini Merupakan Wartawan Tertua Dunia Yang Masih Aktip

Written By Infobreakingnews on Kamis, 08 Oktober 2015 | 11.21


Tokyo, infobreakingnews - Tidak banyak ruang lingkup pekerjaan yang bisa dilakukan langgeng tanpa terbatas usia. Satu diantaranya adalah profesi jurnalis ( wartawan). Sepanjang seseorang masih mampu beraktivitas, bagi dunia jurnalist , masih memungkinkan terus berkarya dan menghasilkan liputan berita, baik berupa tulisan maupun gambar yang dihasilkan oleh Camera.

Terbukti Sasamoto adalah salah satu diantara banyak wartawan berkaliber Internasional yang sampai kini diusia 101 tahun masih aktip memotret banyak pertemuan berskala dunia.

Sasamoto, seorang fotografer yang dikenal sebagai jurnalis foto pertama Jepang. Dia lahir di Negeri Samurai itu dan sejak usia 25 tahun sudah mulai memotret dokumentasi pra dan pasca perang Jepang.

Dia pun terlibat mengabadikan berbagai sejarah penting. Diantara karyanya adalah foto Jenderal Douglas MacArthur dan istrinya, Jean pada tahun 1947 ketika Jepang diduduki Amerika Serikat.

Kemudian ada juga foto keluarga kerajaan, foto organisasi Pemuda Hitler yang mengunjungi Jepang, dan foto-foto novelis, pujangga dan seniman terkenal tanah kelahirannya.

Sebagaimana dilansir Nextren dari Peta Pixel, Rabu (7/10/2015), namanya bukan cuma harum di Negeri Samurai itu saja. Nenek yang merayakan ulang tahun ke 101 pada September lalu itu dikenal sebagai fotografer paling tua di dunia.

Kendati usianya sudah senja, Sasamoto masih aktif memotret. Bahkan saat ini dia masih bekerja di situs berita NHK Online. Situs tersebut juga menyelenggarakan pameran karya-karyanya sepanjang 70 tahun menjadi fotografer.

Tahun lalu tangan kiri dan kedua kaki Sasamoto patah hingga dirinya kesulitan bergerak. Kini dia tengah menjalani rehabilitasi agar tubuhnya kembali pulih.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Sasamoto sedang mengerjakan proyek fotografi berjudul "Hana Akari" atau bisa diartikan sebagai "Kilauan Bunga", sebuah proyek penghormatan untuk rekan-rekan fotografernya yang sudah lebih dulu meninggal.

Diusia yang sudah seabad lebih, seorang wanita seperti Sasamoto bisa hidup sehat karena memiliki aktivitas dan selalu berpikir jernih, sambil memotret dengan hati yang ceria diantara kerumunan jurnalis dunia, membuat wanita ini tidak termakan penyakit kepikunan karena selalu menjaga suasana hatinya dengan ikhlas menjalni hidup yang dia sangat syukuri. Inilah kata kunci mengapa seorang nenek tua yang berusia seabad lebih masih mampu menjadi seorang wartawan handal berkaliber dunia. *** Jenny Lie.


 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved