Headlines News :
Home » » Giliran Perempuan Kaya Politisi Hanura Ditangkap KPK

Giliran Perempuan Kaya Politisi Hanura Ditangkap KPK

Written By Infobreakingnews on Rabu, 21 Oktober 2015 | 05.47

Dewi Yasin Limpo
Jakarta, infobreakingnews - Masih sedang gemuruh gendrang korupsi menghujam politisi partai Nasdem, dimana Rio Caplle sang sekjen Nasdem menjadi tersangka kasus korupsi Bansos Sumut yang bernilai puluhan milliar rupiah sekaligus keinginan keras dari mantan Gubuernur Sumut Gatot untuk menutup kasus yang sedang ditangani pihak Kejati Sumut agar bisa diredam ditingkat Kejaksaan Agung melalui banyak manusia serakah yang tidak pernah bersyukur atas karunia berkat jabatanan dan penghasilan yang sudah besar, mendadak satu partai pendukung pemerintah Jokowi, dimana seorang politisi partai Hanura, perempuan kaya bernama Dewi Yasin Limpo, tertangkap tangan sedang mengatur persengkolan korupsi dari sebuah proyek migas di Dapil nya sendiri Sulawesi Selatan yang bernilai triliunan.
Dewi Yasin Limpo, ditangkap tim penyidik KPK disebuah hotel mewah dikawasan Jakarta Selatan dengan uang tunai Rp 1,5 Miliar dalam mata uang asing. Dewi merupakan anggota Komisi VII DPR yang membidangi masalah energi, sumber daya mineral, riset dan teknologi, dan lingkungan hidup. 
Selain Dewi, dalam OTT yang dilakukan di sebuah lokasi di Jak,arta itu, Tim Satgas KPK juga mengamankan lima orang lainnya.
Informasi itu menyebutkan, Dewi diciduk Tim Satgas KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam megaproyek yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Dewi adalah adik Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
Saat ini, para pihak yang diamankan, termasuk Dewi sudah berada di Gedung KPK dan tengah diperiksa secara intensif untuk mendalami ada atau tidaknya suatu tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan keenam orang tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari KPK mengenai informasi OTT tersebut. hal ini diakibatkan signal dan imbauhan dari pihak pemerintah agar KPK jangan terlalu heboh dalam mengekspos berita semacam ini guna ketenangan rakyat. Padahal walau serapat mungkin kasus korupsi yang melibatkan anggota DPR semacam ini, tetap saja kalangan wartawan lebih dasyat membongkar secara cepat arah sumber berita apalagi terkait korupsi besar.
Belum diketahui secara pasti apakah ke enam orang yang diciduk itu akan menjadi tersangka atau mungkin akan menambah orang penting yang berkuasa terlibat menikmati uang hara, guna lebih memuaskan nafsu angkara dalam jiwa para koruptor yang umumnya sedang berkuasa dinegeri ini.*** Emil F Simatupang.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved