Headlines News :
Home » » Gagal Meraih Jenderal Karena Ketangkap BNN Sedang transaksi 1000 Butir Ekstasi

Gagal Meraih Jenderal Karena Ketangkap BNN Sedang transaksi 1000 Butir Ekstasi

Written By Infobreakingnews on Senin, 26 Oktober 2015 | 18.06


Jakarta, infobreakingnews - Sepintar-pintarnya tupai melompat, pasti nakan jatuh juga. Dan ini pas kena batunya, Letkol Wahid Wahyudi, yang sebentar lagi akan naik pangkat menjadi Kolonel, harus tamat karier TNI nya gara-gara sulit melepaskan ketagihannya terhadap barang haram narkoba yang membuat nikmat membawa kesengsaraan bagi banyak orang. Apalagi ditenggarai sedang bertransaksi 1000 butir pil setan ekstasi, maka dugaan kuat selain pemakai sang oknum yang tak tau diri itu juga merupakan bandar narkoba.

Penagkapan terhadap seorang pamen dan bintara Serma Safril bersama sepasang suamu isteri yang merupakan bandar narkoba itu dilakukan BNN bekerjasama dengan Pomdam Jaya, berkat inforemasi yang dikembangkan dari masyarakat.


Kepala Humas BNN, Kombes Slamet Pribadi mengatakan penangkapan terjadi di Jalan Bungur 2, Ciracas, Jaktim, Minggu (25/10) sekitar pukul 16.00 WIB. Ada 4 orang yang ditangkap, 2 di antaranya oknum TNI AD.

"Jadi kami bekerjasama dengan Denpom Jaya. Ada 4 orang yang ditangkap," ungkap Slamet saat dihubungi, Senin (26/10/2015).

Dua oknum TNI AD yang ditangkap satu merupakan perwira menengah atas nama Letkol Caj Wahid Wahyudi yang berdinas di Direktorat Ajudan Jenderal TNI AD. Sementara satu lagi adalah Serma Safril Irawan, anggota Koramil Cileungsi.

"Dua yang lainnya sipil. Ardi Fadilah dan Siti Yuningsih, suami istri. Siti ini yang ditangkap duluan," jelas Slamet.

Penangkapan ini merupakan pengembangan dari BNN yang sudah mencurigai adanya jaringan ini. Kemudian BNN menggandeng Pomdam Jaya dalam pengungkapan kasus tersebut.

"Ini hasil kerjasama BNN dengan Denpom Jaya. Saat ini penyidik BNN dan penyidik Denpom sedang melakukan pemeriksaan bersama untuk pendalaman," tuturnya.

Untuk 2 anggota TNI yang ditangkap, BNN sudah menyerahkannya kepada pihak Denpom Jaya. Para tersangka ditangkap di jalan saat sedang melakukan transaksi 1.000 butir ekstasi. Mengenai tujuan penyebaran narkoba sendiri, penyidik masih melakukan pengembangan.

"Saat ini, yang bersangkutan yang dari TNI sudah diserahkan ke Denpom Jaya," ucap Slamet.

Sementara itu Kadispenad Brigjen Sabrar Fadillah membenarkan mengenai penangkapan ini. Jika 2 oknum yang ditangkap tersebut terbukti bersalah, TNI AD akan menindak tegas.

"Ya benar, memang ada penangkapan. Kalau memang ada kesalahan, tentu akan ada tindakan. Pimpinan TNI AD akan menindak tegas," terang Fadillah saat dihubungi terpisah.

Sampai dengan berita ini diturunkan, kedua oknum TNI ini masih terus diperiksa secara mendalam oleh pihak Pomdam Jaya.*** Raymond Sinaga.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved