Headlines News :
Home » » Aceh Mencekam, Gereja Dibakar Dengan Korban Tewas dan Luka Parah

Aceh Mencekam, Gereja Dibakar Dengan Korban Tewas dan Luka Parah

Written By Infobreakingnews on Selasa, 13 Oktober 2015 | 19.35

Banda Aceh, infobreakingnews - Dalaam situasi sulitnyaa perekonomian dan tekanan hidup seperti sekarang ini, masih ada saja sekelompok orang yanag fanatik terhadap peribadatan agama lain yang jelas diakui pemerintah. Tapi itulah sesungguhnya potret masyarakat Aceh yang dikenal berada di serambi Mekkah yang sejak dulu entah sampai kapan dinilai terlalu fanatik terhadap keberadaan agama lain.
Situasi keamanan di Aceh Singkil yang selama ini adem, tiba-tiba berubah mencekam, keadaan itu terjadi pada, Selasa (13/10) siang menyusul aksi protes warga terhadap keberadaan gereja di daerah itu yang tidak memiliki izin disertai dengan pembakaran dan penembakan. Massa dalam jumlah besar dengan ikat kepala putih plus bambu runcing dan senjata tajam bergerak liar.
Puncaknya sebuah gereja di Desa Suka Makmur, Gunung Meriah, dibakar. Massa sebelum bergerak ke arah Simpang Kanan sebenarnya telah dihalau oleh aparat keamanan yang bersenjata lengkap dan berjaga-jaga. Namun suasana sulit dikendalikan sehingga pembakaran rumah ibadah tak bisa dihindari. Dalam kasus tersebut, seorang dikabarkan tewas dan empat lainnya menderita luka-luka. 
Kapolres Aceh Singkil Ajun Komisaris Besar Polisi (AKPB) Budi Samekto kepada infobreakingnews.com, saat dikonfirmasi via telpon, Selasa (13/10) sore membenarkan peristiwa itu terjadi. Namun dia mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih terperinci kepada pers karena saat ini sedang berada di lapangan untuk mengendalikan situasi yang masih penuh mencekam.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil Drs Salihin Mizal bahwa di Aceh Singkil. Menurutnya saat ini terjadi aksi protes warga terhadap keberadaan gereja yang tidak memiliki izin. Masalah tersebut sudah dibahas tadi malam dengan melibatkan para tokoh masyarakat untuk dicarikan jalan keluar termasuk yang belum ada izin akan diberikan waktu untuk mengurusnya. namun warga tidak sabar sehingga terjadi aksi massa besar, hingga terjadi aksi pembakaran. Kerusuhan pun terpecah. Hingga Selasa sore ini saat berita diturunkan, kondisi di Aceh Singkil masih mencekam, banyak warga tidak berani keluar rumah.
Menurut sumber infobreakingnews.com di Aceh Singkil, aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan warga dengan kesepakatan Pemkab Aceh Singkil, tokoh ulama serta ormas terkait pembongkaran gereja. Massa menginginkan eksekusi pembongkaran dilakukan hari ini juga.
Sedangkan dalam kesepakatan pembongkaran baru dilakukan pekan depan. Situasi mencekam sangat terasa sejak Selasa dini hari tadi. Pembakaran rumah ibadah terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Sekitar 800 meter sebelum lokasi mereka turun dari mobil bak terbuka dan sepeda motor. Kemudian berjalan kaki menuju sasaran. Selesai dari sana masa kembali bergerak, namun arah dan tujuannya sulit diprediksi.
Sumber lain menyebutkan, aksi itu digerakkan oleh Pemuda Pemudi Islam (PPI) Aceh Singkil yang menuntut pembongkaran rumah ibadah tidak berizin. Aksi itu menimbulkan jatuhnya korban seorang tewas dan empat orang mengalami luka parah akibat tertembak. Korban tewas adalah Samsul (21), sedangkan korban luka masing-masing Uyung, Rahman, Salma, dan Narto, ajudan Komandan Kodim Aceh Singkil.
Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi mengimbau semua pihak, terutama masyarakat di Kabupaten Singkil dan daerah sekitarnya untuk menahan diri dalam menyikapi bentrok massa di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil.
“Kami imbau masyarakat menahan diri untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Polri akan menangkap dan menindak tegas setiap orang yang terlibat dalam aksi pembakaran dan yang menembak dengan senapan angin,” tegas Kapolda.
Menurut Husein, saat ini petugasnya di lapangan terus bekerja untuk menenangkan massa. Kapolda pun berjanji akan mengusut tuntas insiden tersebut. Ia juga meminta semua pihak untuk tidak terburu-buru menyebarkan berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya. *** Irdan Ramadhan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved