Headlines News :
Home » » Tinggal Menghitung Hari Jatuhnya Rini Dan Lino Yang Ditunggu Rakyat Miskin

Tinggal Menghitung Hari Jatuhnya Rini Dan Lino Yang Ditunggu Rakyat Miskin

Written By Infobreakingnews on Selasa, 22 September 2015 | 17.21

Sesaat Masinto  meyerahkan Bukti Ke KPK
Jakarta, infobreakingnews - Dua orang kuat yang banyak disoroti secara negatif belakangan ini tinggal menghitung hari akan segera menghuni sel penjara karena bukti awal cukup kuat dipegang KPK.
Dugaan tindak pidana korupsi terkait PT Pelindo II semakin menguat. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (22/9). Masinton ingin melapor dan mengklarifikasi adanya dokumen yang menyebut Menteri BUMN, Rini Soemarno telah menerima gratifikasi dari Dirut PT Pelindo II, RJ Lino.
"Saya mau mengklarifikasi kepada KPK perihal dugaan penerimaan gratifikasi dari dirut pelindo ke menteri BUMN," kata Masinton kepada sejumlah media di gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/9).
Masinton mengungkapkan, berdasar dokumen yang diterimanya, Rini telah menerima barang berupa perabotan rumah dari RJ Lino senilai Rp 200 juta. Menurutnya, masih ada sejumlah barang lainnya yang diduga telah diterima Rini. "Dalam bentuk barang. Barang itu perabotan rumah, dokumennya lengkap. Ini masih paket hemat, belum paket jumbo, nilainya Rp 200 juta," ungkapnya.
Masinton mengaku tak mengetahui adanya tindak pidana korupsi terkait penerimaan barang ini. Namun, Masinton menegaskan, berdasar UU Tipikor setiap penyelenggara negara, termasuk Rini dilarang menerima atau memberi barang.
"Ini pemberinya jelas dirut Pelindo, yang menerima jelas diberikan ke menteri BUMN, sesuai dengan dokumen ini. Kalau ini datanya Maret 2015, dirut Pelindo II itu sampai sekarang masih RJ Lino, Menteri BUMN Rini Soemarno," tegasnya.
Sebelum kedatangan Masinton, ratusan pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) terlebih dahulu mendatangi gedung KPK. Mereka melaporkan Direktur Utama PT Pelindo II, RJ Lino terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam perpanjangan konsesi JICT oleh PT Pelindo II kepada Hutchison Port Holdings (HPH) selama 20 tahun senilai US$ 215 juta. 

Kegaduhan terhadap sejumlah petinggi dinegeri ini bisa segera redam dengan ditangkapnya Rini dan Lino sehingga pembelajaran berharga bagi mereka yang sok hebat dengan deking orang kuat, tinggal menunggu apakah KPK masih bisa seganas duet AS-BW dimasa kemaren. *** Yohanes Suroso.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved