Headlines News :
Home » » Terkait Kasus Korupsi Bansos Sumut, Beranikah KPK Memeriksa Bos Metro TV

Terkait Kasus Korupsi Bansos Sumut, Beranikah KPK Memeriksa Bos Metro TV

Written By Infobreakingnews on Jumat, 25 September 2015 | 16.16

Sekejn Nasdem Patrice Rio Capella
Jakarta, infobreakingnews - Babak yang paling rumit dalam kasus suap PTUN Medan akan segera dimulai dengan keterlibatannya petinggi parpol yang selama ini sengaja ditutupi karena adanya peran kepemilikan media besar. Hal ini siungkapkan terdakwa Evi Susanti, isteri muda mantan Gubernur Sumut dihadapan sejumlah media.
Jelasnya Evi Susanti, istri Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho barjanji akan mengungkap dugaan keterlibatan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella dalam kasus dugaan korupsi yang menjeratnya. Seusai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (25/9), Evi menyatakan akan mengungkap keterlibatan Rio saat kasus dugaan suap kepada majelis hakim dan panitera PTUN Medan yang menjeratnya sebagai tersangka diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
"Nanti saja pas sidang saya," kata Evi.
Janji ini disampaikan Evi saat ditanya awak media mengenai dugaan adanya aliran dana dari dirinya kepada Rio. Evi berjanji akan membuka semuanya, termasuk mengenai aliran dana kepada Rio di persidangan nanti.
"Nanti ya, nanti," katanya.
Dalam pemeriksaan kali ini, Evi mengaku hanya mengurus berkas untuk menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa advokat kondang OC Kaligis.
"Saya mengurus berkas untuk menjadi saksi pak OC (Kaligis) hari Senin," kata Evi.
Sebelumnya, KPK telah memeriksa Rio sebagai saksi kasus dugaan suap kepada majelis hakim dan panitera PTUN Medan yang menjerat Evi dan Gatot, pada Rabu (23/9). Namun, seusai diperiksa Rio langsung berlari menghindari pertanyaan wartawan.
Mengenakan kemeja batik warna hitam, Rio memilih langsung masuk ke dalam mobil Honda Freed bernomor polisi B 810 NKC.
Dugaan adanya unsur politis dalam kasus suap di PTUN Medan sempat diungkapkan Razman Arief Nasution saat masih menjadi kuasa hukum Gatot Pujo Nugroho. Saat itu, Razman menyatakan, kasus yang menjerat kliennya memiliki aroma politis yang kental.
Disebut Razman, penyelidikan dana bansos Sumut yang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tak dapat dilepaskan dari peristiwa politik sebelumnya, yakni pertikaian antara Gatot sebagai gubernur Sumatera Utara dan wakil gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi yang merupakan politisi Partai Nasdem. 
Upaya damai yang diiniasi oleh advokat kondang OC Kaligis sebagai kuasa hukum Gatot dan Ketua Majelis Partai Nasdem itu disebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. 
Kabar terbaru beredar KPK akan segera memeriksa Surya Paloh bos Metro TV yang juga sekaligus ketum Nasdem yang merupakan orang kuat dibalik Joko Widodo. Cuma banyak pihak masih ragu apakah kemampuan KPK saat ini yang sangat jauh dibanding keberania Samad duet BW akan mampu menyentuh petinggi parpol sekaliber Paloh. *** Yohanes Suroso.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved