Headlines News :
Home » » Target Ahok Untuk Mensejahterakan Ekonomi Rakyat

Target Ahok Untuk Mensejahterakan Ekonomi Rakyat

Written By Infobreakingnews on Selasa, 01 September 2015 | 09.36


Jakarta, infobreakingnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan fokus pada tiga hal untuk menekan biaya hidup di Ibu Kota yang tinggi. Selain transportasi, pangan dan perumahan menjadi target utama Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama.
 
Ahok berancana mengambil alih dengan menguasai pasar agar harga bisa diintervensi pemerintah. "Yang mahal di Jakarta hanya transportasi, perumahan dan makanan. Makanya kita mau kuasai betul, Food Station Cipinang, Darmajaya dan Pasar Jaya. Kami mau gabung mereka jadi satu grup. Kami baru pikirkan masalah makanan," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2015).
 
Untuk transportasi, Pemerintah DKI akan menyediakan ribuan bus TransJakarta yang bisa digunakan secara gratis untuk warga Ibu Kota. “Kami maunya pakai KTP DKI gratis naik angkutan. Cita-citanya seperti itu. Tentunya kalau bus sudah memadai. Kami mau memanjakan warga Ibu Kota,” ujarnya.
 
Sedangkan perumahan, Ahok mau bekerjasama dengan sejumlah pengembang untuk membangun rumah susun sebanyak-banyaknya. Daerah kumuh dan padat penduduk menjadi target utama untuk dibenahi. “Kami akan bantu mempermudah perizinan. Kami mau tata daerah kumuh dan padat penduduk masuk ke rusun. Mereka hingga anak cucu akan dapat tempat hidup yang lebih layak,” katanya.
 
Di Kepulauan Seribu, Ahok berencana menyediakan transportasi air penghubung Jakarta dengan Kepulauan Seribu. Pasalnya, transportasi air ini dapat menekan biaya hidup yang tinggi.
 
"Kenapa kebutuhan hidup tinggi? Karena transportasi. Jadi sekarang kita lagi mau lelang (kapal) yang nanti bayar rupiah per mil saja," kata Ahok.
 
Meski dalam tahap pengkajian, Ahok merencanakan ada jadwal kapal yang teratur dan disubsidi oleh pemerintah. Masyarakat dapat menggunakan kapal tersebut setiap saat.
 
"Jadi kita mau bayar rupiah per mil aja, ada enggak ada penumpang kapal jalan. Supaya kita bisa membantu subsidi biaya transportasi. Kalau ramai, setiap 15 menit ada kapal. Detailnya kita lagi kaji," ujar dia. *** Dani Setiawan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved