Headlines News :
Home » » Mental Bobrok Dua Oknum Guru SMP Negeri 03 Banjar Agung Lebih Dari 46 Hari Mangkir Mengajar

Mental Bobrok Dua Oknum Guru SMP Negeri 03 Banjar Agung Lebih Dari 46 Hari Mangkir Mengajar

Written By Infobreakingnews on Senin, 14 September 2015 | 12.09


Banjar Agung Tulang Bawang, infobreakingnews - Peraturan Pemerintah No. 53 tahun 2010 Tentang disiplin PNS pasal 10 no 9 hurup d yang berbunyi ; pemberhentian  dengan hormat  tidak atas permintaan  sendiri  atau  pemberhentian  tidak dengan  hormat sebagai  PNS  bagi  PNS  yang tidak masuk  kerja  tanpa  alasan  yang sah selama  46  (empat  puluh  enam)  hari kerja  atau lebih.
PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS meskipun sudah cukup tegas sanksinya namun tidak membuat gentar para oknum PNS untuk mangkir dari tugasnya, seperti yang terjadi dengan dua oknum guru SMP Negeri 03 Banjar Agung Prawoto S.Pd guru bidang study Bahasa Indonesia dan Wahyudi, S.Pdi guru bidang study Agama Islam yang terhitung sesuai dengan absensi sudah lebih dari 46 hari mangkir mengajar.
Akibatnya mata pelajaran yang menjadi tanggung jawab kedua oknum guru tersebut selama mangkir mengajar menjadi terbengkalai dan para siswa-siswi ketinggalan mata pelajaran akibat tidak mendapatkan hak mereka.
Menurut sumber infobreakingnews.com baik Prawoto, S.Pd dan Wahyudi, S.Pdi memang sering mangkir mengajar sampai berbulan-bulan tanpa alasan yang jelas, sehingga siswa-siswi yang ada jam pelajaran mereka jadi terbengkalai, jika guru yang piket menguasai bidang studynya maka jam yang kosong tersebut akan di isi sealakadarnya.
Saat ditemui dirumahnya Prawoto, S.Pd mengakui kalau dirinya sudah mangkir mengajar sudah cukup lama hal tersebut awalnya dipicu karena tidak singkronnya antara dirinya dengan Kepsek yang lama sehingga dirinya jadi malas untuk mengajar, ia juga merasa apa yang sudah dilakukan selama ini memang suatu kesalahan dan pelanggaran meskipun dirinya melakukan semua itu semata-mata karena emosi pribadi, dirinya juga siap bertanggung jawab dengan segala resiko yang ada dan siap menerima sanksi apapun yang akan diberikan oleh atasan meskipun itu sangat berat untuk ia dan keluarganya ”Ungkapnya kepada infobreakingnews.com.
Berbeda dengan Prawoto, S.Pd yang mengakui dirinya yang sering mangkir mengajar, Wahyudi, S.Pdi kepada infobreakingnews.com menyangkal kalau Ia dituding sering mangkir mengajar, menurutnya Ia hanya pernah tidak mengajar selama satu minggu karena mengantar anaknya sekolah di Jawa, sebelum atau sesudah Ia mengantar anaknya ke Jawa Ia selalu aktif disekolah.
Menanggapi hal ini Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Anti Korupsi JAK ) Koordinator Daerah Tulang bawang Andi Irawan Jaya mengatakan Dua oknum guru yang bernama Prawoto, S.Pd dan Wahyudi, S.Pdi yang sudah lebih dari 46 hari mangkir dari tugasnya dapat dijerat dengan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi karena keduanya sudah diberi tugas oleh Negara namun keduanya tidak melaksanakan tugas tersebut bahkan selama keduanya tidak melaksanakan tugasnya kedua oknum guru tersebut diduga tetap mengambil honor atau gaji yang diberikan Negara maka kedua oknum guru tersebut masuk dalam katagori Korupsi karena sudah merugikan negara.
Andi berharap kepada pihak-pihak yang berkompeten seperti Dinas Pendidikan Tulang Bawang, Badan Kepegawaian Daerah Tulang Bawang dan Inspektorat Tulang Bawang agar segera mengambil tindakan tegas kepada kedua oknum guru tersebut agar memberikan effek jera kepada para PNS yang lain yang mungkin masih banyak yang meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya dan dalam waktu dekat pihaknya juga akan membuat laporan resmi kepada Inspektorat Tulang Bawang. “ Pungkasnya.”*** Handri
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved