Headlines News :
Home » » Ketika Tuhan Menyentil Perempuan Paling Berkuasa Di Bumi Ini, Terkait Kurs Rupiah

Ketika Tuhan Menyentil Perempuan Paling Berkuasa Di Bumi Ini, Terkait Kurs Rupiah

Written By Infobreakingnews on Jumat, 25 September 2015 | 16.57

Janet Yellen

Massachusets, infobreakingnews - Semua orang dimuka bumi ini boleh saja sedang berharap cemas terhadap keputusan yang akan diambil oleh wanita yang paling berkuasa dibumi ini akibat pengaruhnya yang paling menentukan anjloknya mata uang banyak negara didunia, karena peran nya sebagai orang nomor satu di Bank Central Amerika, yang menjadi kiblat nilai dollar.

Namun manusia juga harus disadarkan bahwa mustinya soal ketakutan itu menjadikan sang Kuasa atas manusia yakni Tuhan lah yang harus ditakuti, karena terbukti sedikit saja perempuan yang Gubernur Bank Sentral AS, Janet Yellen, disentil Tuhan, maka mendadak para pengawalnya geger memberikan jalan untuk mendapatkan perawatan medis, setelah perempuan yang dinilai "paling berkuasa di muka bumi" itu terbatuk-batuk dan berusaha merampungkan pidatonya mengenai kebijakan Federal Reserve ke depan.

Dalam pidatonya di University of Massachusetts, Amherst, Yellen sempat menyebut bahwa The Fed sedang dalam arah untuk menaikkan suku bunga acuan pada tahun ini. Jika jadi, penaikan The Fed Rate itu adalah untuk yang kali pertama dalam waktu hampir satu dekade ini.

Sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (25/9/2015), saat membacakan pidatonya sekitar hampir satu jam, Yellen terlihat kehilangan konsentrasinya, dan mendadak dia mengatakan, "Izinkan saya menghentikannya sampai di sini," ujarnya.

Setelah berkata demikian, Yellen terbatuk-batuk sebelum memberikan kata kesimpulan yang agak "canggung". Sontak, dua orang yang mengikuti pidato Yellen naik ke panggung untuk membantu Gubernur The Fed untuk turun dari panggung.

Perempuan berusia 69 tahun itu saat ini sedang menjadi pusat perhatian dunia seiring dengan rencana Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga acuannya. 

Sementara itu, juru bicara Federal Reserve Michelle Smith dalam penjelasan resminya mengatakan Janet Yelen sedang mengalami dehidrasi setelah berpidato panjang dan di bawah sorot lampu yang cukup menyilaukan. 

"Sebagai antisipasi, dia mendapatkan perhatian dari petugas medis darurat. Namun kondisinya sudah kembali membaik dan siap melanjutkan jadwalnya," ujar juru bicara The Fed tersebut.
Saat ini rupiah sudah anjlok kelevel paling mengherikan bagi kalangan pengusaha, yakni Rp 14.750 per dollar. padahal jika Yellen nanti jadi menaikan The Fed nya maka isu rupiah menjadi terburuk sepanjang sejarah dunia bisa menjadi Rp 19.000,.per satu dollar, dan kondisi ini akan sangat membuat semua orang semakin panik dalam mencari nafkah penghidupan. Sial nya lagi hingga kini pemerintah masih saja berlagak bloon sekan krisis belum terjadi, padahal PHK sudah terjadi dimana-mana akibat tak sanggup lagi berproduksi.Selain sikap pemerintah membuat Bank Central Amerika terus saja membuat rupiah terpuruk. Kesombongan harus dilawan dengan kutuk Tuhan. *** Novie Koesdarman.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved