Headlines News :
Home » » Akibat Mobil Porce Siluman Berplat Jenderal Kopasus, KSAD Perintahkan Periksa Semua Mobil Plat TNI

Akibat Mobil Porce Siluman Berplat Jenderal Kopasus, KSAD Perintahkan Periksa Semua Mobil Plat TNI

Written By Infobreakingnews on Senin, 28 September 2015 | 20.29


Jakarta, infobreakingnews - Akibat semakin maraknya pemilik mobil pribadi menggunakan atribut tempelan TNI, membuat KSAD Jendral TNI Mulyono mengambil tindakan dengan perintah sweeping kenderaan plat TNI beserta segala tetek bengekj tempelan striker dikaca mobil. 

Sebelumnya sebuah mobil Porsche jenis Cayenne warna hitam menggunakan pelat TNI dengan nomor 1019-02 berkeliaran di jalan. Kode 02 sendiri merupakan kode registrasi kendaraan Kopassus, yang sampai berita ini ditayangkan, masih belum diketahui dimana keberadaaan mobil sport mewah tersebut, dan siapa pemiliknya. Karena dipastikan mobil sport mewah sejenis itu tidak ada seorang petinggi Kopasus yang memilikinya.

Awalnya mobil mewah bernilai sekitar Rp 3 Miliar itu ngebut dikawasan jalan Thamrin Jakarta dengan ugal-ugalan namun pihak Polantas yang berjaga tak mampu mencegatnya karena takut akan plat nomor mobil yang mustinya dimiliki seorang jenderal Kopasus.

"Adanya laporan dari masyarakat mobil non dinas memakai pelat Kopassus jenis Porsche nomor registrasi 1019-02," ujar Kepala Penerangan Kopassus Mayor Inf A Munir kepada infobreakingnews.com, Senin (28/9/2015). 



"Setelah dicek di peralatan Kopassus, nomor registrasi mobil tersebut tidak ada dalam buku registrasi dan bukan mobil organik Kopassus," sambungnya.

Untuk itu, kata Munir, pihaknya kini tengah mencari mobil Porche itu beserta pemiliknya. Foto mobil ini yang tengah berkeliaran di jalan pun sudah beredar luas. Masyarakat diminta melaporkan kepada Kopassus jika melihat mobil tersebut.

"Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan mobil berpelat 1019-02 dimohon menginformasikan ke Tromol Pos 7000 atau ke nomor 082122437000," tutur Munir.
"Karena yang dikawatirkan jika plat TNI itu digunakan untuk kejahatan narkoba atau kejahatan lainnya." tutut Munir.
Masyarakat juga bisa melaporkannya melalui email ke penkopassus@yahoo.com. Atau bisa juga ke akun twitter @penkopassus dan juga faceboook Kopassus.

Mengenai pelat kendaraan atau atribut TNI di kendaraan juga menjadi perhatian KSAD Jenderal TNI Mulyono. Banyaknya kendaraan non dinas yang menggunakan atribut TNI di jalan tanpa izin membuat jenderal bintang 4 tersebut memerintahkan Danpuspom TNI AD untuk melakukan razia di jalanan. Bahkan menurut Mulyono, purnawirawan TNI pun tidak berhak menggunakan atribut tentara di kendaraannya.

"Sekarang sudah saya perintahkan Danpuspom operasi. Termasuk pelat-pelat mobil yang ada tempelan tentara itu hapusin semua. Tidak ada seperti itu ya. Yang berhak menggunakan seperti itu hanya mobil-mobil dinas tentara. Nggak ada mobil preman ditempeli, nggak boleh," tegas Mulyono dengan nada tegas agar aparat dibawah tidak segan segan untuk melakukan penahan dan periksa teliti.

"Tidak bisa. Purnawirawan itu sudah purna. Dia tidak boleh lagi pakai identitas TNI. Itu sudah ketentuannya seperti itu. Pokoknya kita sweeping, kita copot. Saya tegas seperti itu," pungkasnya. 

Pantauan dilapangan, kini gampir disetiap kota besar Indonesia razia besar-besaran terhadap kendaraan dinas Polri dan TNI beserta pengguna atribut TNI bahkan stricker TNI langsung dihentikan dan terkena tilang. Paling tidak instruksi KSAD itu membuat petugas lebih bersemangat meriksa secara tegas dan menghentikan setiap mobil yang dilihat menggunakan embel embel aparat. *** Dani Setiawan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved