Headlines News :
Home » » Akibat Kebakaran Hutan 25,6 Juta Penduduk Sumatera dan Kalimantan Terpapar Asap

Akibat Kebakaran Hutan 25,6 Juta Penduduk Sumatera dan Kalimantan Terpapar Asap

Written By Infobreakingnews on Jumat, 04 September 2015 | 16.05

Jakarta, infobreakingnews - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi dan telah menyebabkan 25,6 juta penduduk Sumatera dan Kalimantan terpapar asap.
Data yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 22,6 juta jiwa terpapar asap di Sumatera dan 3 juta jiwa di Kalimantan.
Deputi Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Tri Budiarto mengatakan untuk pemadaman karhutla BNPB mengoperasikan tiga unit Casa dan 13 unit helikopter.
"Harapannya dengan operasi water bombing, maka asap yang muncul di Riau, Jambi, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah bisa diminimalisir," katanya di Jakarta, Jumat (04/09/2015).
Tri menambahkan untuk operasi penanganan karhutla akan berlangsung hingga akhir Oktober.
Berdasarkan data dari satelit kondisi kebakaran lahan di Sumatera, hingga Rabu (02/09/2015) terdapat sejumlah titik panas (hot spot) indikasi kebakaran lahan yang disertai asap kebakaran serta munculnya konsentrasi gas racun bagi kesehatan manusia karbon monoksida di udara yang sangat tinggi khususnya di wilayah Jambi dampak dari kebakaran lahan tersebut.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan ancaman karhutla masih harus terus diwaspadai.
"Puncak hot spot diperkirakan terjadi September, Oktober dan November. Upaya dan kunci utama adalah penegakan hukum," ucapnya.
Seiring dengan kondisi El Nino moderate, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan berpotensi meningkat hingga akhir November 2015. ***Johanda Sianturi
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved