Headlines News :
Home » » Luhut Ga Mau Mikir Soal Perseteruan Hakim Sarpin Dengan KY

Luhut Ga Mau Mikir Soal Perseteruan Hakim Sarpin Dengan KY

Written By Infobreakingnews on Kamis, 13 Agustus 2015 | 17.43


Jakarta, infobreakingnews Terkait perseteruan antara Hakim Sarpin Rizaldi dengan dua komisioner KY, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan enggan memediasi sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Tedjo, karena menurut Binsar jauh lebih penting membereskan persoalan lainnya, walau sebelumnya bekas Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno menyatakan itu merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus dituntaskan penggantinya. 

"Menurut saya itu urusan internal mereka. Biar mereka selesaikan (sendiri). Enggak usah kita mengangkat-ngangkat yang tak perlu diangkat ke atas. Masih banyak masalah serius lain yang perlu kita selesaikan," kata Luhut kepada infobreakingnews.com, di sela-sela sertijab di Ruang Parikesit, Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015).

Luhut mengatakan, urusan dan tugas Menkopolhukam jauh lebih berat dan serius daripada sekadar konflik seorang hakim dengan dua pengawasnya. Urusan tersebut adalah mengatasi permasalahan ekonomi global dan domestik yang kian mencekam.

"Masalah ekonomi ini, masalah serius. Masalah global ekonomi serius, masalah ekonomi domestik harus kita tangani, kita fokus di situ. Masalah teknis enggak perlu," ujar Luhut.

Sebelumnya, Tedjo yang hari ini resmi digantikan Luhut, mengungkapkan banyak PR untuk Luhut. Meski demikian, ia juga siap turun langsung membantu memediasi seorang hakim dan dua pengawasnya tersebut. "Kalaupun sudah tidak jadi Menko Polhukam saya akan tetap membantu, bertemu Sarpin agar kegaduhan negara ini bisa direda. Itu persoalan yang harus saya bantu," kata Tedjo dalam kesempatan yang sama.

Senin, 30 Maret lalu, Hakim Sarpin datang ke Bareskrim Polri. Sarpin melaporkan Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki dan komisioner KY Taufiqurrohman Syahuri karena menganggap kedua orang itu telah mencemarkan nama baiknya terkait putusan praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan.

Sampai dengan berita ini ditayangkan, pihak Bareskrim masih memproses persoalan mereka secara hukum. Saat ini Suparman dan Taufiqurrohman ditetapkan menjadi tersangka pencemaran nama baik.  *** Dani Setiawan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved