Headlines News :
Home » » Kwalitas Proyek Pembangunan Pemda Tulang Bawang Barat Abal Abal

Kwalitas Proyek Pembangunan Pemda Tulang Bawang Barat Abal Abal

Written By Emil Foster Simatupang on Rabu, 12 Agustus 2015 | 19.24

Lambu Kibang Tuba Barat, InfobreakingnewsBerdasarkan pemantauan infobreakingnews.com disetiap pembangunan yang dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat di Pemkab Tulang Bawang Barat yang menggunakan uang negara dari sebuah proyek yang dilelang secara umum (tender, red) akhir-akhir ini selalu saja terjadi persoalan dan sorotan Publik. Persoalan tak lari dari pendeposisian kwalitas pembangunan dan penonjolannya.
 
Kita lihat pemberitaan dibeberapa media cetak atau media online di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang selalu melakukan controlling terhadap kegiatan pembangunan tersebut, dimuat tentang kwalitas sebuah pembangunan yang memakai uang negara terjadi persoalan.
 
Dari hasil penelusuran dan investigasi infobreakingnews.com di Kabupaten Tulang Bawang Barat, para pelaksana proyek sebagian besar tidak memasang papan proyek padahal itu merupakan sarana sederhana untuk bisa mengontrol bagi masyarakat dalam pelaksanaan pekerjaan proyek dan sudah termasuk dalam pagu anggaran proyek. Diduga pengawas/pihak dinas terkesan melakukan pembiaran. 
 
Seperti halnya yang terjadi dengan proyek peningkatan Jalan Lapen di Tiuh Mekar Sari Jaya Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat, selain tidak ada papan proyek, pada saat pengerjaan tidak ada pengawas dari Dinas PU.
 
Pembangunan Proyek peningkatan jalan Lapen di Tiuh Mekar Sari Jaya Kecamatan Lambu Kibang Kab. Tuba Barat dinilai tidak sesuai spek atau aturan tentang teknisi pembangunan jalan. Pada ruas tersebut diduga dikerjakan asal jadi. Pasalnya mutu dari pengerjaan jalan tersebut sangat buruk. Pengerjaan jalan yang hanya dilakukan asal jadi ini, dikhawatirkan tidak akan memiliki ketahanan yang lama. Apalagi, jalan yang dikerjakan tersebut diprediksi akan rusak dalam waktu paling lama setengah tahun.
 
“Ironisnya, berbicara proyek pekerjaan jalan, pasti dampaknya selalu negatif. Masyarakat selalu ditipu dengan ulah oknum kontraktor yang tidak bertanggung jawab ketika mengerjakan proyek jalan." kata Buhori salah satu anggota LSM di Tuba Barat kepada infobreakingnews.com.

Dijelaskannya, saya menduga pihak kontraktor yang mendapatkan proyek pekerjaan jalan hanya melakukan pekerjaannya semata-mata hanya demi mendapatkan keuntungan. “Misalnya kerja asal cepat selesai dan cepat rusak juga. Sama halnya dengan proyek jalan Lapen di Tiuh Mekar Sari Jaya yang selalu dianggap bermutu rendah dengan pekerjaan jalan asal jadi. Pembuktiannya sangat muda, cukup dengan mengamati kondisi proyek jalan tersebut, "kata dia.
 
Menurutnya, pengerjaan jalan tersebut sangat tidak sesuai dengan spek, salah satu item pekerjaan, yang diduga ‘dimainkan’ oleh pengusaha adalah penggunaan aspal curah (ter). Makanya lihat saja cara menyiram ter itu. Mereka siram cuma sekali dan tipis pula. Standarnya, 1 meter bujur sangkar itu habis memakan 3 kilogram aspal curah (ter). Namun fakta yang terjadi dilapangan, penyiraman aspal hanya dilakukan satu kali,” ujarnya
 
Lebih lanjut Buhori mengungkapkan, diduga kuat ukuran batu pecah yang digunakan juga tidak standar. Sebab, dalam spesifikasi disebutkan, ukuran batu pecah yang dipergunakan ada 2 jenis, yakni ukuran 3 x 5 cm, dan 2 X 3 cm. Namun fakta yang ada di lapangan, ukuran batu tidak seragam. Kuat dugaan, ini disengaja pihak pengusaha untuk menghemat material.
 
Dari pengamatan selama ini proyek peningkatan jalan lapen memang hanya dikerjakan asal jadi dan pihak dari Dinas Pekerjaan Umum Tulang Bawang Barat hanya melihat bahwa pekerjaan jalan seperti itu memang ada tanpa memperdulikan kwalitasnya. “Kemungkinan besar Dinas PU dan kontraktor sudah kompak dengan pekerjaan seperti itu sehingga pihak kontraktor bisa leluasa meraup keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa memperdulikan kwalitas dari proyek tersebut,” Pungkasnya.***Handri
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved