Headlines News :
Home » » India Cabut Pemblokiran 857 Akses Situs Porno

India Cabut Pemblokiran 857 Akses Situs Porno

Written By Infobreakingnews on Kamis, 06 Agustus 2015 | 14.17


New Delhi, infobreakingnews -  India mencabut aturan kontroversial yang menutup akses pengguna internet ke ratusan situs berbau pornografi. Aturan dicabut setelah adanya protes keras serta desakan  masyarakat. 

Sabtu kemarin, otoritas komunikasi India mengarahkan penyedia jasa internet (ISP) untuk memblokade 857 situs atas dasar "moralitas dan kesopanan" dan memerangi pornografi anak. Ini adalah kebijakan pertama India terhadap pornografi di dunia maya. 

Namun aturan ini memicu kritik tajam dari masyarakat, yang menilai pemerintah menerapkan aturan yang terlalu ketat di internet. Aturan pun dicabut pada Selasa malam dan ISP diminta membuka kembali akses ke ratusan situs, kecuali yang mengandung pornografi anak. 

"ISP bebas membuka akses ke situs yang sebelumnya ditutup, yang tidak mengandung pornografi anak," ucap N. N. Kaul, juru bicara departemen telekomunikasi pemerintah India, kepada AFP, Rabu (5/8/2015). 

Meski pemerintah sudah mengeluarkan perintah pencabutan, beberapa ISP masih akan tetap memblokade situs terlarang hingga ada kejelasan lebih lanjut. 

"Ini adalah perintah yang sangat samar. Tidak ada penjelasan lebih lanjut. Sampai kami mendapat jawaban pasti, kami akan tetap menutup situs-situs itu," tegas Rajesh Chharia, kepala Asosiasi Penyedia Jasa Internet India. 

Menurut situs dewasa Pornhub, India adalah negara keempat penyumbang trafficterbesar di belakang Amerika Serikat, Inggris dan Kanada pada 2014. 

Pornografi anak adalah hal ilegal di India, namun menonton konten porno bukan sesuatu yang melanggar hukum. 

Pemerintah India dituding telah menjatuhkan aturan penyuntingan level tinggi di masa lalu, termasuk pada 2012 saat ditutupnya 300 situs, foto dan media sosial seperti Facebook dan Twitter. *** Novie Koesdarman
 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved