Headlines News :
Home » » Hadiri Sidang Pidana, OC Kaligis Datang dengan Surat Dokter

Hadiri Sidang Pidana, OC Kaligis Datang dengan Surat Dokter

Written By Infobreakingnews on Kamis, 27 Agustus 2015 | 10.29


Jakarta, infobreakingnews - Otto Cornelis Kaligis menghadiri sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (27/08/2015) dengan membawa surat dari dokter terkait dengan hasil pemeriksaan kesehatannya.

"Ini ada surat dokter, sakit bagian saraf," ujar Kaligis saat tiba di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis siang.
Saat disinggung mengenai sidang hari ini, Kaligis enggan menanggapinya. Ia langsung berjalan masuk ke ruangan terdakwa.
Seharusnya sidang pembacaan dakwaan terhadap Kaligis dilakukan pada Kamis (20/08/2015). Namun, menurut jaksa KPK, begitu dijemput di rumah tahanan Pomdam Guntur cabang KPK, Kaligis mengaku sakit. Kaligis mengungkapkan kepada dokter KPK bahwa ia mengidap hipertensi serta diabetes melitus.
Dokter tahanan telah beberapa kali melakukan pemeriksaan kesehatan Kaligis, yaitu pada 14 Juli, 16 Juli, dan terakhir pada tanggal 24 Juli 2015. Kaligis ditangani oleh dokter Yohanes dengan keluhan tensi tinggi, lemas, dan pening.
Kemudian, dokter menyarankan agar Kaligis dirujuk ke dokter spesialis syaraf. Kaligis pun menyurati KPK pada 24 Juli 2015, yang isinya permintaan dilakukan medical check up secara menyeluruh.
Demi objektivitas, penyidik mengirim surat kepada Ikatan Dokter Indonesia untuk memeriksa Kaligis. Pemeriksaan tersebut telah dilakukan Jumat (21/08/2015), di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Humphrey Djemat, kuasa hukum OC Kaligis menyatakan bahwa sebelum ditahan, kliennya mengalami masalah pembuluh darah di otaknya. Meskipun sudah diperiksa, hingga kini belum ada tindakan lanjut yang dilakukan.
Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga sudah menggugurkan gugatan praperadilan yang diajukan Kaligis. Pasalnya, perkara Kaligis sudah masuk ke Pengadilan Tipikor.
KPK menetapkan Kaligis sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada hakim PTUN Medan. Dalam kasus ini, KPK telah terlebih dulu menjerat anak buah Kaligis, M Yagari Bhastara alias Gerry,sebagai tersangka. 
Gerry merupakan pengacara yang mewakili Ahmad Fuad Lubis, pegawai Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, yang menggugat Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Gugatan itu berkaitan dengan surat perintah penyelidikan Kejati Sumut atas dugaan penyalahgunaan wewenang berkaitan dengan dugaan korupsi bantuan sosial di Pemprov Sumut.
Gerry diduga menyuap tiga hakim PTUN Medan, yaitu Tripeni Irinto Putro, Amir Fauzi, dan Dermawan Ginting, serta seorang panitera, Syamsir Yusfan, agar gugatannya menang. KPK menduga Kaligis terlibat dalam penyuapan ini. Gerry beserta tiga hakim dan satu panitera tersebut telah ditahan. ***Any Christmiaty
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved