Headlines News :
Home » » Gawat, Dolar Bisa Mencapai Rp 17 Ribu

Gawat, Dolar Bisa Mencapai Rp 17 Ribu

Written By Infobreakingnews on Kamis, 20 Agustus 2015 | 08.24


Jakarta, infobreakingnews - Banyak pihak membantah bahkan memastikan bahwa rupiah tidak akan pernah lagi anjlok seperti masa tahun 98 lalu, tapi kini secara nyata nilai trukar rupiah semakin anjlok dan sedikit lagi menyentuh Rp.14 Ribu perdolar. 

Bahkan sesungguhnya sejak sebulan lalu banyak pihak sudah tak kuasa memikul beban berat pembiayaan akibat adanya anak keluarga yang sedang mengenyam pendidikan diluar negeri.

Untuk itu Bank Indonesia (BI) akan memperketat pengawasan transaksi pembelian valuta asing (valas) terutama dolar Amerika Serikat (AS). Pembelian dolar AS tanpaunderlying transactions(tujuan transaksi) di dalam negeri dibatasi maksimal US$ 25.000 per bulan. 

Karena secara umum semua orang berduit, kini gila memburu dolar sebanyak banyaknya, karena sudah mendapat info dari moneter asing, jika kurs dolar akan sampai pada nilai !7 ribu rupiah perdolar.


Direktur Kantor Gubernur BI, Nanang Hendarsah mengatakan, kebijakan ini dilakukan karena terjadi peningkatan dan lonjakan pembelian dalam jumlah-jumlah kecil di bawah US$ 100 ribu yang melebihi kebutuhan atau kewajaran.

"Apabila ditotal, jumlahnya sangat besar," katanya kepada infobreakingnews.com. 

Pantauan dilapangan, hampir semua tempat penukaran mata uang asing semakin dipenuhi banyak orang sejak pagi hari hingga menjelang magrib. Banyaknya rupiah yang ditukarkan menjadi lembaran dolar, karena sampai hari ini dolar diperkirakan terus meroket sehingga jika pemilik uang memiliki banyak dolar, maka dalam sekejap nanti akan menjadi orang kaya mendadak, sehingga tidak perlu lagi bekerja keras. 

Berbarengan dengan itu maka sejumlah perusahaan akan tutup setelah berkala merumahkan sejumlah karyawannya akibat cost produksi tak sesuai dengan tawaran pasar. *** Dani Setiawan.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved