Headlines News :
Home » » Bareskrim Temukan Puluhan Ribu Ekor Sapi Yang Sengaja Ditimbun

Bareskrim Temukan Puluhan Ribu Ekor Sapi Yang Sengaja Ditimbun

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 15 Agustus 2015 | 07.51


Jakarta, infobreakingnews - Jahatnya pikiran yang tamak dan rakus dibenak para pengusaha hitam yang selama ini mengusai bisnis daging sapi dibongkar seluas luasnya oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Budi Waseso, yang menduga kelangkaan daging sapi sengaja diciptakan. Pengusaha dianggap sengaja menyetop pasokan daging ke masyarakat. 


Menurut pria yang akrab disapa Buwas itu, stok daging masih ada. Bahkan, jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan daging di masyarakat.

"Menurut pendapat sementara, semestinya kelangkaan daging itu tidak terjadi manakala ada pemotongan (karena) stok sapinya ada. Kelangkaan itu dugaan kita bisa saja memang diciptakan," kata Budi di Bareskrim Polri kepada infobreakingnews.com, dikawasan Jalan Trunojoyo, Jumat malam (14/8/2015).

Buwas beralasan, kemarin, polisi menemukan 21.933 sapi dalam penggeledahan dua lokasi peternakan di daerah Tangerang, Banten. Dari jumlah tersebut, 4.000 ekor di antaranya siap potong dan cukup untuk memenuhi kuota.

Penggerebekan dilakukan di lokasi penggemukan sapi PT Brahman Perkasa Sentosa (PT BPS) di Jalan Kampung Kelor Nomor 33, Kecamatan Sepatan dan Jalan Suryadharma, Kecamatan Neglasari, Tangerang. Perusahaan itu dimiliki oleh BH, PH, dan SH.

Mantan Kapolda Gorontalo itu mengatakan jika pengusaha, importir, dan pegawai manajemen feedloter (penggemukan) terindikasi melakukan tindak pidana penimbunan sapi. "Kalau ada pelanggaran itu, saya akan tindak tegas. Nanti ada sanksi pidananya, dendanya. Ini kan baru mulai pemeriksaan," jelas Buwas. 

Buwas juga tidak merasa gentar bilamana ada sejumlah oknum pejabat dan petinggi parpol yang diisukan selama ini menjadi backing mereka. *** Yakub Pranata.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved