Headlines News :
Home » » Ada Lambang Partai Terlarang Komunis PKI Di Acara Kemerdekaan RI

Ada Lambang Partai Terlarang Komunis PKI Di Acara Kemerdekaan RI

Written By Infobreakingnews on Senin, 17 Agustus 2015 | 15.46


Madura, infobreakingnews - Secara tak terduga namun dinilai banyak pihak hal ini sangat berani karena sangat jelas lambang partai terlarang PKI berlambang palu arit itu adalah momok masa silam yang pernah digayang ludes oleh Pemerintah.

Dan peristiwa dihari Ultah RI ke 70 ini menjadi pukulan keras bagi Badan Intelijen Negara (BIN) yang sejauh ini hanya bengon kaget tak berfungsi. Peristiwa yang sangat memalukan ini terjadi ketika sekelompok pemuda tampak membawa atribut berlambang PKI di Pamekasan, Madura, Jawa Timur saat karnaval peringatan kemerdekaan RI. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi kemudian menyatakan bahwa aparat telah kecolongan.


"Saya minta kepada aparat hukum untuk tindak tegas karena tak boleh lagi kecolongan," kata Imam usai mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2015).

Selain itu di Jember, Jawa Timur juga ada coretan lambang palu arit khas PKI pada kampus Universitas Negeri Jember (Unej). Dua mahasiswa diamankan terkait hal tersebut. Mereka adalah mahasiswa Fakultas Sastra Jurusan Sejarah bernama Laksono Kunto Wibisono  (23) dan Moch Aliful Ulya (23) dari Fakultas Sastra Inggris.

Hasil pemeriksaan diperoleh keterangan bahwa perbuatan corat-coret di ruang publik dilakukan bersama Achmad Ridlo (22) yang juga dari Fakultas Sastra serta Indra (22) dari Fakultas Hukum.

Imam kemudian menegaskan bahwa semua pihak harus selalu waspada akan adanya penyusup. Sehingga tak terjadi lagi fitnah yang bermunculan.

"Saya kira harus diwaspadai karena bisa jadi ada penyusup. Komunisme adalah ssuatu yang perlu kita hadapi bersama-sama," imbuh Imam. 

Sampai dengan berita ditayangkan, belum ada pernyataan dari pihak BIN sendiri. *** Yohanes Suroso.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved