Headlines News :
Home » » Pemda Diharapkan Tindak Tegas Sekolah yang Langgar Permendikbud No. 44 Tahun 2012

Pemda Diharapkan Tindak Tegas Sekolah yang Langgar Permendikbud No. 44 Tahun 2012

Written By Infobreakingnews on Kamis, 23 Juli 2015 | 13.35

Tulang Bawang, infobreakingnews - Sikap Pemerintah Daerah (Dinas Pendidikan) yang kurang tegas adanya pungutan yang dilakukan oleh beberapa Sekolah yang ada di Kabupaten Tulang Bawang kepada orang tua/wali murid menjadi polemik dan kontra dimasyarakat. 

Hal tersebut dianggap sangat meresahkan para siswa dan orang tua/wali murid karena disetiap menjelang kelulusan siswa dan memasuki tahun ajaran baru orang tua/wali murid menjadi sapi perahan sekolah. 

Sungguh malang nasib orang tua/wali murid dengan dalih komite sekolah dan dianggap sudah melalui kesepakatan orang tua maka pungutan dalam bentuk apapun menjadi berubah nama yakni partisipasi atau sumbangan orang tua/wali murid. Meskipun kerap terjadi penolakan dan protes kepada Kepsek atau Komite,hal itu tidak merubah apapun dalam hasil keputusan rapat.

Berdasarkan Permendikbud No 44 tahun 2012 tentang pungutan dan sumbangan biaya pendidikan pada satuan pendidikan dasar bahwa satuan pendidikan dasar yang diselengagarakan oleh Pemerintah dan/atau Pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan. Dari Permendikbud tersebut sudah jelas-jelas adanya larangan pihak sekolah baik SDN atau SMPN melakukan pungutan kepada peserta didik tapi faktanya para Kepsek dan Komite berani membangkang.

Menanggapi hal tersebut, Zalado yang merupakan salah satu wali murid SMPN 2 Banjar Agung dengan sedikit kesal mengungkapkan kepada infobreakingnews.com jika memang pungutan itu harus dilegalkan tolong harus dengan kejelasan yang benar-benar jelas jadi tidak membuat masyarakat bingung. 


"Setiap tahun saat kelulusan siswa selalu saja siswa dipungut uang dengan nilai semen tiga sak dan jika siswa tidak mengikuti aturan maka pengambilan ijasahnya agak dipersulit belum lagi banyaknya pungutan lain yang nilainya lumayan besar terutama memasuki tahun ajaran baru."


Lebih lanjut ia mengatakan,"Yang saya ketahui bahwa Pemerintah Pusat sudah menganggarkan dana Triliunan rupiah untuk pendidikan di Indonesia supaya anak-anak bangsa kita tidak ada lagi yang kesulitan belajar dengan alasan biaya bahkan Pemprov Lampung juga ambil bagian dengan memberikan berbagai bentuk bantuan berupa barang untuk menunjang prestasi siswa, kemudian Pemerintah Daerah Tulang Bawang Sendiri menyisihkan dana Milyaran rupiah dari APBDP untuk para siswa agar tidak lagi dipungut biaya seragam sekolah. Jadi sekolah-sekolah tersebut yang masih melakukan pungutan apa masih tidak paham dengan niat baik Pemerintah.” Ungkap Zalado.

Ia menambahkan, seharusnya jika ada kekurangan sekolah seperti ingin membuat pagar, membangun Musholla dan kekurangan lainnya, saya rasa pihak sekolah dengan komite dan dibubuhi tanda tangan para orang tua/wali murid bisa membuat profosal atau permohonan ke Pemprov Lampung dan Pemda Tulang Bawang seperti yang ada di Kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Lampung, sangat kecil kemungkinan Pemerintah tidak mempertimbangkan permohonan jika itu bertujuan positif untuk para siswa apa lagi jika dibantu dengan publikasi oleh media.


Hal senada juga diungkapkan Evi yang merupakan mantan wali murid SMPN 2 Banjar Agung, karena tidak tahan pusing dengan banyaknya aturan terkait pungutan di SMP tersebut ia sengaja memindahkan anaknya ke SMP lain. Ia juga heran kenapa Dinas Pendidikan diam saja dan terkesan sengaja melakukan pembiaran kepada SMPN 2 Banjar Agung yang dengan bebas melakukan pungli tanpa berlandaskan pada aturan yang ada.


Menurutnya, sekolah saat ini sudah mendapatkan Bantuan Oprasional Sekolah BOS yang sudah cukup maksimal untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar serta dapat memenuhi perlengkapan sarana dan prasarana sekolah jadi untuk apa lagi memberatkan masyarakat apa lagi saat ini ekonomi masyarakat lagi sangat terpuruk, apa pihak sekolah tidak peduli dengan kondisi masyarakat saat ini. ***Handri
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved