Headlines News :
Home » » Melanggar Moral, 2 Wanita Berbaju Ketat Langsung Diadili

Melanggar Moral, 2 Wanita Berbaju Ketat Langsung Diadili

Written By Infobreakingnews on Rabu, 08 Juli 2015 | 15.36

Ilustrasi Baju Ketat
Kairo, infobreakingnews.com - Ratusan pengacara bergabung untuk membela dua wanita di Maroko yang diadili atas tuduhan ketidaksenonohan karena mengenakan pakaian ketat.
Dua wanita itu, berprofesi penata rambut berusia 19 hingga 23 tahun yang bekerja dekat Kota Agadir, diserang oleh sekelompok pedagang saat mereka berjalan melewai pasar di Kabupaten Inezgane.
Seperti yang dilansir dari The Telegraph, keduanya dibawa ke kantor polisi dengan alasan keamanan, namun akhirnya tepaksa ditahan semalaman dan dibawa ke pengadilan atas tuduhan "melanggar moral publik".
Kasus itu telah memicu reaksi keras di Maroko, yang terbelah antara kelompok mayoritas yang konservatif dan minoritas yang modern yang bangga atas tradisi keterbukaan Maroko.
Negara tersebut juga bergantung pada sektor turisme, termasuk wisata pantai yang membuat konflik budaya di kota dan desa yang lebih konservatif.
Puluhan ribu orang telah menandatangani petisi yang menuntut tuntutan tersebut dibatalkan, dan 200 pengacara hadir di persidangan untuk membela wanita tersebut pada sidang pertama, Senin (06/07/2015), setelah berita soal penangkapan tersebut beredar luas di masyarakat.
Sejumlah protes terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di Agadir dan Casablanca, di mana para pria dan wanita menggunakan rok sebagai spanduk yang bertuliskan "Mengenakan pakaian bukanlah kejahatan" dan "Pakaianku, Kebebasanku".
Dua wanita yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan mereka tidak terbiasa dengan sorotan publik, dan media lokal hanya menamai mereka dengan Sanaa dan Siham.
Pengacara mengatakan kedua wanita itu berasal dari kota kecil yang konservatif tetapi mereka pindah ke Agadir untuk bekerja di sebuah salon.
Tidak ada foto yang menunjukkan secara jelas baju seperti apa yang mereka pakai, namun busana yang dikenakan sebagian besar perempuan yang berunjuk rasa adalah atasan tanpa lengan dan rok selutut.
Polisi hanya mengatakan baju yang dikenakan dua wanita itu bermodel ketat. ***Nadya
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved