Headlines News :
Home » » Mantan Kepala Bendahara Pemprop Sumut Diduga Keras Dalangi Penyuapan Tiga Hakim PTUN Medan

Mantan Kepala Bendahara Pemprop Sumut Diduga Keras Dalangi Penyuapan Tiga Hakim PTUN Medan

Written By Infobreakingnews on Jumat, 10 Juli 2015 | 21.22

Ahmad Fuad Lubis
Medan, infobreakingnews- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera melakukan pengembangan pemeriksaan ke lingkaran jajaran Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) maupun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menangkap tiga hakim, seorang pengacara, dan Panitera Sekretaris (Pansek) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Kamis (9/7) siang. 

Hal ini perlu segera dilakukan agar kasus yang masih menghangat itu menjadi terang benderang, termasuk segera menangkap kemungkinan adanya tersangka lain yang merupakan aktor intelektual kasus ini.

"Tindakan OTT KPK ini patut diapresiasi. Tetapi, kiranya agar tidak berhenti pada ditangkap saja, tapi segera harus ada pemeriksaan ke Pemprov Sumut, Kejati Sumut, atau lainnya," kata Direktur Pusat Studi Pembaruan Hukum dan Ham (Puspha) Sumut, Muslim Muis, Jumat (10/7).
Menurut Muslim, pengembangan pemeriksaan terhadap Pemprov dan Kejati Sumut dibutuhkan, karena tindak pidana suap gratifikasi dan korupsi bukan muncul begitu saja, melainkan sudah terencana dan melibatkan banyak pihak. "Jadi, kasusnya benar-benar terang benderang dan menjadi efek jera bagi banyak pihak," ujarnya.
Tiga hakim PTUN yang ditangkap yakni Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto dan dua hakim lainnya Amir Fauzi dan Dermawan Ginting. Lalu Pansek PTUN Medan Syamsir Yusfan serta seorang pengacara Gerry Baskara diduga dari kantor OC Kaligis dan Associates.
Ketiga hakim merupakan majelis hakim yang menangani perkara gugatan yang diajukan mantan Kepala Bendahara Umum Pemprov Sumut Ahmad Fuad Lubis terhadap Kejaksaan Tinggi Sumut.
Ketiga hakim yang ditangkap tergabung dalam satu majelis hakim yang menangani permohonan penggugat Ahmad Fuad Lubis, Ketua Bendahara Umum Daerah (BUD) Pemprov Sumut.
Fuad dimintai keterangan oleh jaksa karena ada unsur penyalahgunaan wewenang. Fuad lalu melawan jaksa dengan mengajukan gugatan ke PTUN. Fuad menggandeng kantor pengacara OC Kaligis. Perkara tersebut sudah diputus dan permohonan pemohon dikabulkan sebagian.

Sampai dengan berita ini ditayangkan didapati banyak bocoran terhadap prilaku mantan Kepala Bendahara Pemprop Sumut, Ahmad Fuad Lubis ini banyak terindikasi kasus dugaan korupsi berupa markup dana serta penyuapan kebeberapa oknum aparat hukum di Sumut, sehingga KPK didesak untuk segera melakukan pemeriksaan intensitas tinggi karena liciknya Ahmad Fuad Lubis yang dikenal banyak media sebagai pejabat arogan dan sering mengaku merasa dekat dengan banyak petinggi di Medan maupun di Pusat.

Muslim merasa sangat yakin jika Ahmad Fuad Lubis inilah dalang kasus penyuapan ini sehingga ketua PTUN Tripeni yang merupakan hakim terbaik Mahkamah Agung tersebut jatuh kedalam jeratan korupsi uang sang bendahara pemrop Sumut itu. *** Budimans.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved