Headlines News :
Home » » Kwalitas GSMK Masih Jauh Dari Harapan Rakyat

Kwalitas GSMK Masih Jauh Dari Harapan Rakyat

Written By Infobreakingnews on Selasa, 28 Juli 2015 | 06.16


Tulang bawang, InfobreakingnewsProgram GSMK yang mulai digulirkan pada tahun 2013 lalu dan sampai saat ini memasuki tahun ke-3 merupakan realisasi dari gagasan Bupati Tulangbawang Ir Hanan A Rozak, MS bersama Wakil Bupati Heri Wardoyo yang komitmen mengusung slogan membangun dari kampung yang bertujuan meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang memadai di plosok kampung-kampung, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat melalui upaya memperluas akses ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi serta pelayanan, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian dan lain-lain. Namun sayang apa yang menjadi gagasan Bupati dan Wakil Bupati tersebut banyak juga yang di mamfaatkan oleh sejumlah oknum tertentu untuk mencari keuntungan baik secara bersama-sama atau sendiri-sendiri.
 
Sebagaimana yang pernah diberitakan beberapa media cetak ataupun online tahun 2014 yang lalu, program GSMK banyak yang masih tidak sesuai dengan harapan masyarakat pasalnya pembangunan dari program tersebut banyak yang sudah rusak, hal ini diduga disebabkan pelaksanaan dalam pengerjaannya tidak mengikuti petunjuk tehnis. Untuk pembangunan onderlag, baik dari ukuran pecahan batu dan cara pemasangan batu yang tertidur sehingga pembangunan jalan tersebut sudah mulai rusak. Dan untuk pembangunan jembatan dan gorong-gorong diduga adukan semen dengan pasirnya yang tidak sesuai dengan rab sehingga ada yang sudah pada retak.
 
Dari hasil penelusuran wartawan infobrekongnews.com dilapangan, program GSMK tahun anggaran 2015 dibeberapa kecamatan sudah mulai berjalan dan sudah melakukan pembersihan lokasi dengan mengunakan alat berat. Bahkan beberapa kampung sudah menurunkan matrial baik batu atau pasir. Ada beberapa kampung juga yang sudah mulai melakukan pemecahan batu. Ironisnya, dilihat dari pemecahan batu nampaknya para pokmas masih tetap menggunakan tehnik lama dengan ukuran batu 8 sampai dengan 10 cm.
 
Menanggapi informasi tersebut, melalui via Handpone Hamami Ria, S.Sos, MM Kepala BPMPK Kabubaten Tulang Bawang kepada infobrekingnews.com mengatakan untuk beberapa kecamatan dan beberapa kampung yang sudah siap mengerjakan program tersebut memang anggarannya sudah dicairkan. Di informasikan kepada rekan-rekan media batu yang dipakai untuk pembangunan jalan onderlag berukuran 10 x 15 cm dan kalau ada yang tidak mengikuti sesuai dengan petunjuk tehnis tolong informasikan kepada saya,”terangnya.”
 
Hamami menambahkan, dia sangat mengharapkan kerjasama pihak media dalam melakukan pemantauan program GSMK di kampung-kampung yang ada di Tulang bawang.” Saya ucapkan terimakasih atas informasi rekan-rekan media yang sudah ikut memantau jalannya program GSMK dan saya sangat mengharapkan sekali kerja sama rekan-rekan media untuk selalu mengontrol program GSMK di masing-masing kampung agar bisa sesuai dengan harapan Pemerintah Daerah dan harapan masyarakat pada umumnya.”
 
Ketua DPD KO- WAPPI Tulang Bawang Andi Irawan kepada infobreakingnews.com mengatakan, memasuki tahun ke-3 Program Gerakan Serentak Membangun Kampung atau yang lebih dikenal dengan GSMK seharusnya semakin berkwalitas karena masing-masing Pokmas sudah memiliki bekal pengalaman ditahun-tahun sebelumnya, jadi kalau masih ada pekerjaan pokmas yang kurang beres dan menyimpang dari petunjuk tehnis itu berarti sudah unsur kesengajaan. dalam hal ini Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung BPMPK dan Inspektorat Tulang Bawang harus bertindak tegas dan melanjutkan ke prosedur hukum jika benar-benar ada indikasi menyimpangkan anggaran untuk mencari keuntungan baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama."Pungkasnya."***Handri
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved