Headlines News :
Home » » Cegah Jakarta Tenggelam, Pemerintah Kaji Ulang Proyek Tanggul Raksasa

Cegah Jakarta Tenggelam, Pemerintah Kaji Ulang Proyek Tanggul Raksasa

Written By Infobreakingnews on Kamis, 30 Juli 2015 | 16.24


Jakarta, infobreakingnews - Demi menyelamatkan berbagai daerah pesisir Indonesia dari ancaman banjir, pemerintahan Jokowi mengkaji ulang pembangunan proyek tanggul laut raksasa atau dikenal National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil mengungkapkan, selama ini proyek NCICD hanya berfokus pada tanggul raksasa berbentuk burung garuda. Namun, dibalik semuanya pemerintah seharusnya dapat mempertimbangkan dampak apa saja yang dapat timbul dari megaproyek tersebut.

"Jadi kita kaji ulang, menambah tugas badan di bawah Kementerian Pekerjaan Umum secara lebih komprehensif, menata wilayah kota-kota di pantai, karena masalah bukan cuma di Jakarta, tapi Semarang, Pantai Utara Jawa dan daerah lain yang sudah terkena abrasi," papar Sofyan saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (30/07/2015). 

Selanjutnya Sofyan mengatakan daerah Jakarta dan sekitarnya menjadi prioritas utama karena penurunan tanah di Ibukota sudah semakin tinggi sehingga kerap dilanda banjir besar sampai volume air mencapai 700 liter per detik dan tidak mampu menampung debit air tersebut. 

Badan penanganan NCICD ini, lanjutnya, harus rutin melaporkan kajian tersebut setiap enam bulan. Meski demikian, sudah ada studi yang dihibahkan dari Korea dan Belanda terkait turunnya permukaan tanah, arus laut dan sebagainya.

"Karena ada dua pandangan turunnya permukaan tanah, bisa karena kelebihan pengambilan air tanah dan bukan karena itu melainkan tanah Jakarta terus berkonsolidasi mengingat dulu adalah rawa-rawa yang kini menjadi daratan," jelas Sofyan. 

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menambahkan, pemerintah mempercayakan badan di bawah Kementerian PU untuk merampungkan kajian mengenai solusi di daerah pesisir akibat proyek NCICD.

"Jangan sampai daerah pesisir lain seperti Jakarta, mengalami penurunan tanah. Jangan juga hanya memindahkan bencana, misalnya persoalan ini selesai, cengkareng tenggelam. Karena Jakarta jadi korban pertama. Jadi harus dicari bagaimana penanggulangannya," terang dia. 

Di daerah Jawa Barat sendiri Deddy mengakui dirinya mengkhawatirkan daerah Cirebon yang mencatatkan pertumbuhan luar biasa seiring pembangunan bandara Internasional di Majalengka. 

"Jangan cuma mikir Jakarta melulu, kalau begitu, bisa tenggelam semua. Jadi harus dikaji, lalu dipelajari dan direalisasikan. Sekarang kan masih au ah lap, kajian dulu," cetusnyaa.  ***Candra Wibawanti
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved