Headlines News :
Home » » Berkunjung ke Gabon, Pemerintah Bantah Bayar Lionel Messi

Berkunjung ke Gabon, Pemerintah Bantah Bayar Lionel Messi

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 25 Juli 2015 | 20.50

Lionel Messi bersama Presiden Gabon Ali Bongo Ondimba

Gabon, infobreakingnews - Sehubungan dengan kunjungannya ke Gabon, pesepak bola asal Argentina Lionel Messi menerima tuduhan dari sejumlah media Perancis bahwa dirinya telah menerima uang sebesar 3,5 juta euro sebagai pembayaran untuk mengunjungi Gabon sebagai tamu kehormatan sang Presiden, Ali Bongo Ondimba.
Mengenakan T-shirt dan celana pendek Bermuda, Messi melakukan peletakan batu pertama pembangunan stadion baru di kota Port-Gentil, Gabon, yang akan menjadi salah satu tempat untuk turnamen Piala Afrika 2017.
Laman Mail Online melaporkan, France Football - majalah dwi-mingguan terkemuka di Eropa, menuduh Messi dan mantan rekan setimnya di Barca, Deco, menerima pembayaran senilai jutaan untuk setiap kunjungan di luar aktifitas sepakbola. 
Messi, yang tengah menghadapi pengadilan untuk tuduhan penipuan pajak di Spanyol, juga membantu peresmian restoran baru milik keluarga Bongo.
Laman The Guardian melaporkan, pihak pemerintah Gabon sendiri telah membantah tuduhan tersebut. "Republik Gabon sangat menyangkal telah mentransfer atau menjanjikan untuk mentransfer sejumlah uang untuk pemain sepak bola internasional Argentina Lionel Messi," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh kedutaan Gabon di Perancis.
Messi juga dikritik oleh sejumlah kalangan pendukung hak asasi manusia di negara tersebut, karena menunjukkan dukungan kepada pemimpin Gabon yang kontroversial tersebut. Bongo sendiri dituduh melakukan kecurangan pemilu dan sejumlah pelanggaran hak asasi manusia.
Pihak kepolisian di Prancis diketahui tengah menyelidiki tuduhan korupsi terhadap keluarga Bongo, yang dikatakan memiliki hingga 39 rumah, termasuk di kota Paris. ***Nadya
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved