Headlines News :
Home » » Aparat Terkait Tulang Bawang Tak Mampu Redam Peredaran Miras Dan Pelacuran

Aparat Terkait Tulang Bawang Tak Mampu Redam Peredaran Miras Dan Pelacuran

Written By Infobreakingnews on Selasa, 28 Juli 2015 | 06.24

Tulang Bawang, infobreakingnews - Peredaran minuman beralkohol atau miras masih marak terjadi di sejumlah lokasi di Tulang Bawang, aparat Satpol PP Pemkab setempat terkesan tutup mata. Peredaran minuman berbahaya tersebut masih saja terjadi, meskipun sudah ada Perda terkait miras sejak beberapa tahun yang lalu yaitu Perda Tulang Bawang no 5 tahun 2004 tentang larangan produksi, penimbunan, pengedaran dan penjualan miras. 
Berdasarkan BAB 2 pasal 4 Perda Tuba no 5 tahun 2004 yang berbunyi : setiap orang atau badan hukum atau perusahaan dilarang keras menjual minuman keras di warung, kios minuman, kantin, rumah, panti pijat, kaki lima, terminal, hotel, tempat keramaian. Berdasarkan Bab 4 pasal 6 Perda no 5 thn 2004 yang berbunyi ; barang siapa melanggar pasal 2,3,4 dan 5 perda ini diancam dengan pidana 6 bulan penjara denda 5 juta.
Adanya Perda Tuba no 5 tahun 2004 tersebut tidak menjadi penghalang para pelaku untuk mencari uang haram dari bisnis menjual minuman beralkohol/miras. Diduga menjamurnya tempat hiburan malam (THM) seperti tempat karaoke atau warung remang-remang yang menjadi alternatif maraknya peredaran miras dan menjadi peluang untuk kegiatan prostitusi terselubung. Ironisnya, keberadaan tempat-tempat tersebut, tanpa pengawasan yang intensif dari DPRD Tulang Bawang dan tindakan yang tegas dari Pemerintah Daerah setempat.
Maraknya peredaran miras serta prostitusi tersebut, diduga sengaja dibiarkan oleh Pemda Tulang Bawang Bahkan, komisi IV DPRD Tulang Bawang yang konsen mengawasi pariwisata dan hiburan, terkesan acuh.
Kepada infobreakingnews.com Ketua DPD KO-WAPPI Tulang Bawang Andi Irawan menilai maraknya peredaran minuman keras (miras) lantaran tidak ada tindakan tegas dari pemerintah upaya yang serius dari aparat terkait dalam menghukum pelakunya."Kasus-kasus peradaran miras dan prostitusi terselubung terjadi karena pemerintah tidak memberikan tindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku. Padahal sudah banyak korban yang berjatuhan karena mengonsumsi minuman beralkohol tersebut,"ungkapnya.
Menurut Andi, adanya peraturan daerah dan hukum yang mengatur miras dan prostitusi, Namun tak satu pun yang dapat mencegah dan memberikan efek jera terhadap pelaku, meskipun minuman beralkohol tersebut sudah sering menimbulkan banyak korban jiwa."Kalau hukum masih saja tetap seperti itu, maka jangan heran masalah dan kasus-kasus seperti ini akan terus terjadi," tegasnya.
Dia juga mendesak Pemda Tulang Bawang dan pihak terkait untuk menerapkan sanksi yang setimpal terhadap para mucikari yang menyediakan tempat prostitusi dan juga yang menjual atau mengedarkan serta yang menimbun minuman beralkohol/miras diwilayah Kabupaten Tulang Bawang."Pungkasnya. ***Handri
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved