Headlines News :
Home » » Kritik Keras Terhadap Sejumlah Ketua Parpol Yang Tak Tau Diri

Kritik Keras Terhadap Sejumlah Ketua Parpol Yang Tak Tau Diri

Written By Infobreakingnews on Jumat, 19 Juni 2015 | 08.47

Marzuki Alie
Jakarta, infobreakingnews - Merupakan kritik cerdas sekaligus sindiiran intelektual berkelas sebagai rema didikan anak bangsa yang dunia akui negeri ini terlalu banyak pemimpinnya yang tudak amana dan tidak legowo terhadap generasi mudanya.
Politikus Senior Partai Demokrat, Marzuki Alie, mengakui bahwa selama ini, munculnya generasi muda di pentas kepemimpinan nasional agar terhambat. Penyebabnya adalah pemikiran yang keliru tentang posisi Ketua Umum Parpol.
Makna Ketum Parpol sebenarnya, menurut Marzuki, adalah bertujuan menyiapkan calon-calon pejabat publik, baik di eksekutif maupun legislatif. Namun kenyataannya selama ini, ketum parpol dipersepsikan menjadi calon Presiden.
"Inilah yang mengakibatkan tidak ada kelegowoan para senior untuk menyiapkan atau mempersilahkan yang lebih yunior untuk memimpin," kata Marzuki kepada infobreakimgnews.com, Jumat (19/6).
"Karena praktek yang demikian, karena syahwat kekuasaan, berbagai alasan untuk mempertahankan kekuasaan itu dengan menjadi Ketum Parpol. Akhirnya hampir semua Ketum Parpol adalah pemain lawas semua, sudah di atas 60 tahun, bahkan di atas 65 tahun."
Mantan Ketua DPR RI itu melanjutkan, kekuasaan ketua umum parpol yang dianggap mutlak, tidak bisa dibantah. Itulah membuat banyak orang yang berminat menjadi pemegang jabatan itu.
Padahal, menurut dia, sifat kepemimpinan harusnya kolektif kolegial. Faktanya, tidak ada yang berani mengkoreksi kepemimpinan yang sudah cenderung otoritarian.
Itu sebabnya untuk menjadi ketua umum parpol, dilakukan dengan segala daya upaya dan menghalalkan segala cara. "Kalau dilakukan secara terbuka dan demokratis, tidak money politic, pasti akan lahir pemimpin muda yang juga cukup mumpuni," ujarnya.
Ke depan, Marzuki menilai harus dibangun sebuah sistem dan kultur baru yang mendorong pimpinan tertinggi parpol bukanlah seorang yang akan menjadi kandidat presiden.
"Harusnya Ketua Umum Partai berlaku hanya sebagai manajer tim saja, untuk melaksanakan tanggung jawab Parpol," tandas Marzuki.*** Yohanes Suroso.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved