Headlines News :
Home » » KPK Terkesan Ketakutan Bongkar Korupsi Migas

KPK Terkesan Ketakutan Bongkar Korupsi Migas

Written By Infobreakingnews on Kamis, 11 Juni 2015 | 18.46


Jakarta, infobreakingnews -  Mantan Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bhatoegana mengatakan KPK takut membongkar kasus korupsi migas yang menyeret 'orang besar'. Meski dirinya sudah buka-bukaan, tapi dia yakin KPK tak punya keberanian mengusut.

"Takut lah. KPK takut membongkar ini semua. Kan ini orang enggak benar," kata Sutan kepada sejumlah media, usai persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Hal ini, kata dia, bermula saat ada tender di SKK Migas terkait proyek Indonesian Deep water Development (IDD) Chevron. Saat itu tengah dicari pihak ketiga buat membantu Chevron. Namun pada akhirnya proyek batal.

"Kenapa batal? Itu ada intervensi. Sudah ada pemenangnya kok. Tender itu enam bulan, dibutuhkan, dan Chevron melihat potensi minyak dan gas di sana. Chevron tenderkan, ada PT Timas di sana, tapi tidak ditandatangani, itu yang harus dicari. Batal semua," ungkap Sutan.

Dalam sidang sebelumnya, Sutan membeberkan, ia dihubungi pihak yang mengatasnamakan Ibas, yakni Denny Karmain. Denny dan rekannya Eka Putra meminta bertemu di Bimasena. Dalam pertemuan itu hadir pula Kepala SKK Migas saat itu, Rudi Rubiandini.

Dalam pertemuan itu Denny dan Eka meminta supaya PT Timas, pihak ketiga yang diketahui menang tender, diminta mundur. Sutan bahkan ditawari sejumlah duit.

Adapun diketahui saat itu, PT Timas adalah milik Sutan. Sementara Denny membawa PT Rajawali Swiber Cakrawala, perusahaan milik rekanan Ibas yang turut ikut tender.

Sutan menuturkan, ia sudah melaporkan hal itu pada KPK, bahkan penyidik berjanji bakal memeriksa Denny maupun Eka. Tapi, hingga hari ini keduanya tak diperiksa.

"Ini omongan Pak Budi penyidik, Pak Sutan, si Eka Putra yang bawa-bawa nama Ibas dan pak Denny akan kami panggil. Ketika Ketemu di tempat salat di KPK. Saya bilang, oh bagus dong. Tapi setelah saya jadi saksi, enggak ada itu yang dipanggil. Apa yang dia bilang, pak Sutan, kami sudah ajukan untuk dipanggil, tapi pimpinan tidak di-approve," ungkap Sutan. *** Candra Wibawanti.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved