Headlines News :
Home » » Kerusakan Jalan Akibat Truk Angkutan Sawit Kelebihan Tonase

Kerusakan Jalan Akibat Truk Angkutan Sawit Kelebihan Tonase

Written By Infobreakingnews on Selasa, 23 Juni 2015 | 12.00

Tulang Bawang, infobreakingnews - Keberadaan jalan raya dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di suatu tempat karena menolong orang untuk pergi atau mengirim barang lebih cepat ke suatu tujuan. Dengan adanya jalan raya, komoditi dapat mengalir ke pasar setempat dan hasil ekonomi dari suatu tempat.

Truk pengangkut sawit yang melebihi kapasitas menjadi faktor penyebab makin parahnya kerusakan jalan di sepanjang Lintas Rawa Jitu. Meski banyak truk melebihi tonase melewati jalan raya tersebut namun tak ada tindakan tegas dari pihak berwenang seperti DLLAJ (Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan)/Perhubungan Tulang Bawang. Kondisi kerusakan jalan ini terbilang parah mulai dari simpang Penawar sampai dengan Rawa Jitu. Akibatnya telah banyak memakan korban yang terjatuh akibat terjebak lobang yang lumayan besar dan kerap juga terjadi pembegalan terutama di kawasan-kawasan sepi yang jalannya sudah terlampau parah sehingga mempermudah pelaku kriminal melancarkan aksinya.

Dalam hal ini jelas sekali warga masyarakat Kabupaten Tulang Bawang sangat di rugikan akibat ulah segelintir pengusaha yang mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri tetapi menyulitkan orang lain. Selain terganggu untuk transportasi, masyarakat juga harus menanggung polusi udara jika musim panas akibat debu yang berhamburan pada saat mobil-mobil angkutan sawit tersebut melintas di depan rumah mereka.

Seperti yang di ungkapkan Sri Astuti (47 th) warga Kampung Catur Karya Kec. Banjar Margo kepada wartawan infobreakingnews.com belum lama ini, kalau dia sangat terganggu dengan kondisi seperti ini. " Kalau musim panas kami sekeluarga di buat repot dengan debu yang bertaburan pak, walaupun disapu setelah beberapa menit lantai rumah saya sudah kotor lagi dan bapak lihat sendiri kalau mobil-mobil pada saat lewat di depan rumah saya berhamburan debu seperti berbentuk kepulan asap. Kalau musim hujan jalan menjadi becek dan licin serta banyak kubangan air yang berlumpur ditengah jalan."

Sampai kapan ya pak keadaan akan seperti ini, kami kwatir debu-debu ini akan bisa menjadi sumber penyakit. Saya berharap sekali Pak Gubernur Lampung atau Bapak Bupati Tulang Bawang bisa secepatnya membangun jalan di depan rumah kami dan diminta kepada Pemerintah terkait juga bisa melarang mobil-mobil angkutan barang dan truk muatan sawit yang berlebihan supaya jalannya ngak cepet rusak. Kami juga takut lo pak, gimana kalau buah sawit itu terjatuh dan menimpa pengguna jalan yang lain, trus siapa yang harus di salahkan? Mudah-mudahan itu tidak terjadi ya pak dan  Pak Gubernur atau Pak Bupati cepat turun tangan. "Ungkap Sri Astuti dengan penuh harap."

Hal senada juga diungkapkan oleh seorang pengendara motor Andi (35 th) saat di hampiri wartawan infobreakingnews.com, dirinya terkadang was-was saat berpapasan dengan truk pengangkut sawit yang muatannya sampai melambung tinggi, ia kwatir sawit-sawit tersebut terjatuh dan menimpah dirinya. Ia juga heran, kenapa Dinas Perhubungan berdiam diri melihat truk-truk yang kelebihan muatan tersebut padahal itu sudah menjadi tanggung jawab dan wewenang Dinas Perhubungan untuk menindak tegas kepada para supir yang melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

Diruangannya, Kabid Lalu Lintas dan Pengendalian Dinas Perhubungan Tulang Bawang Rochbin Farasyad, SE mengungkapkan, Dinas Perhubungan Tulang Bawang tidak bisa melakukan penindakan terhadap mobil-mobil yang kelebihan tonase tersebut karena Dinas Perhubungan belum memiliki timbangan kodok. "Kami tidak mungkin melakukan penindakan tegas tanpa mengetahui pasti berapa nilai kelebihan tonase muatan truk atau fuso tersebut sementara untuk melakukan penindakan itu hukum butuh bukti." ***Handri

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved