Headlines News :
Home » » Kejagung Ambil Alih Kasus Hilangnya Aset PWU Yang Membuat Dahlan Iskan Tergelincir

Kejagung Ambil Alih Kasus Hilangnya Aset PWU Yang Membuat Dahlan Iskan Tergelincir

Written By Infobreakingnews on Jumat, 19 Juni 2015 | 12.26

Surabaya, infobreakingnews - Kasus dugaan korupsi atas raibnya sejumlah aset di perusahaan PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim yang menyeret nama Dahlan Iskan selaku Direktur Utama (Dirut) perusahaan plat merah Pemprov Jatim itu, akan diambil alih Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Hal ini setelah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, mengalami kendala untuk memeriksa mantan Menteri BUMN itu. Dahlan Iskan yang semula dipercaya Gubernur Jatim Soekarwo menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT PWU, diduga keras sengaja "melepas" ribuan hektare lahan milik aset perusahaan tanpa ada kejelasan peruntukannya.
“Kejati Jatim juga memiliki agenda memintai keterangan kepada Dahlan Iskan seputar dugaan raibnya aset Pemprov Jatim, yang dikelola PT PWU saat dipimpin bos Jawa Pos Group itu. Namun, panggilan yang sudah dilayangkan belum dipenuhi. Dahlan tidak hadir karena bersamaan waktu dengan panggilan Kejagung. Hari ini (Rabu kemarin) dia (Dahlan) tidak datang. Pengacaranya juga tidak datang memberitahukan ketidakhadirannya ke Kejati Jatim,” jawab Romy Arizyanto, Kepala Seksi Penerengan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Jumat, (19/6).
Dengan demikian Kejati Jatim harus menjadwal ulang memanggil kembali mantan pemenang Konvensi Calon Presiden dari Partai Demokrat itu guna dimintai keterangan. Tentu saja panggilan nanti harus mempertimbangkan jadwal pemeriksaan Dahlan Iskan di Kejagung dan Kejati DKI Jakarta.
Sebab, dia (Dahlan) di sana juga terbelit beberapa dugaan kasus korupsi. Selain masalah korupsi yang ditangani Kejagung, Kejati DKI dan Kejati Jatim, Dahlan Iskan juga berurusan dengan Mabes Polri terkait kasus dugaan pengadaan sawah oleh BUMN yang sedang ditangani Bareskrim Polri.

“Untuk lebih efektif, kasus Dahlan Iskan di PT PWU Jatim bisa saja yang sekarang ini sedang ditangani Kejati Jatim kemudian diambil alih Kejagung RI,” ujar Romy Arizyanto menanggapi informasi yang beredar di lingkungan Kejati Jatim.
Dalam sepekan terakhir muncul informasi yang menyebutkan, sesudah Kejati Jatim mengirimkan laporan perkembangan penyelidikan (Lapbanglid) ke Kejagung, penanganan kasusnya justru akan diambil alih Kejagung. Romy juga tidak tidak menampik ketika disebutkan, pasca dikirimkannya sejumlah data dan hasil keterangan sejumlah pihak, termasuk dokumen dan keterangan saksi-saksi terkait kasus PT PWU Jatim ke Kejagung RI, mendorong Kejagung untuk mengambil alih penanganan lanjutannya.
“Saya belum tahu secara pasti apakah penanganan kasusnya itu benar-benar akan diambil alih Kejagung, karena sampai hari ini belum ada surat resmi dari Kejagung ke Kejati Jatim. Pengambilalihan Itu bisa saja karena mungkin akan lebih efektif dan efisien,” ujar Romy.*** Dani Setiawan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved