Headlines News :
Home » » BNN Temukan Puluhan Ribu Napi Didalam Penjara Terbelenggu Narkoba

BNN Temukan Puluhan Ribu Napi Didalam Penjara Terbelenggu Narkoba

Written By Infobreakingnews on Jumat, 26 Juni 2015 | 00.33


Jakarta, infobreakingnews - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Anang Iskandar, menyebutkan, jumlah penyalahguna narkoba yang dikenai hukuman penjara di Indonesia saat ini telah mencapai 20.000 jiwa. Padahal menurutnya, hukuman penjara justru memperparah peredaran narkoba di dalam penjara.
"Hukuman penjara bagi penyalahguna narkoba itu menyalahi aturan. Penyalahguna itu orang sakit, ketika dia kambuh yang dibutuhkan narkoba. Akhirnya dia mendapatkan barangnya dari luar penjara," ujar Anang dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional bertema "Let's Develop Our Lives, Our Communities, Our Identities, Without Drug", di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (25/6).
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 penyalahguna narkoba seharusnya direhabilitasi. Ia menyayangkan jumlah penyalahguna narkoba yang dipenjara justru meningkat tiap tahun. Menurutnya, kondisi ini disebabkan adanya perbedaan tindakan antarinstitusi penegak hukum.
Namun, pihaknya mengaku tetap optimistis melakukan rehabilitasi bagi para penyalahguna narkoba. "Kami menargetkan 100.000 penyalahguna bisa direhabilitasi pada 2015. Ini sudah jadi program kita yang didukung juga oleh Presiden Jokowi," tuturnya.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini telah ada 3.000 jiwa yang direhabilitasi.
Selanjutnya BNN menargetkan 200.000 penyalahguna yang direhabilitasi mulai tahun depan. Keberhasilan program rehabilitasi ini, menurutnya, bergantung pada ketersediaan fasilitas layanan rehabilitasi yang memadai dan dukungan dari penegak hukum untuk mendorong para penyalahguna agar mau melaporkan diri ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL).*** Any Christmiaty,
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved