Headlines News :
Home » » BNN Musnahkan 18 Kg Sabu dan 622 Butir Ekstasi

BNN Musnahkan 18 Kg Sabu dan 622 Butir Ekstasi

Written By Infobreakingnews on Rabu, 17 Juni 2015 | 15.34


Jakarta, infobreakingnews -  Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 18.491 gram sabu dan 778 butir pil ekstasi. Barang haram itu merupakan sitaan dari dua tangkapan BNN beberapa waktu lalu.

"BNN menyisihkan 30 gram sabu dan 156 butir ekstasi untuk pemeriksa laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan, sehingga barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 18.461 gram sabu dan 622 ekstasi," kata Kepala Sub Direktorat Barang Bukti BNN Santun Marpaung di kantornya, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu (17/6/2015).

Sebanyak 16.315 gram sabu dan 778 ekstasi di dapat hasil penelusuran BNN dalam kasus pengendalian narkoba seorang narapidana yang melibatkan sipir Lapas Banceuy, Bandung, Jawa Barat, bernama Dedi Romadi pada Kamis 21 Mei lalu. Dalam kasus ini, BNN juga mengamankan napi Lapas Karawang Agung Adiyaksa.


Kasus ini juga melibatkan beberapa tersangka lain. Mereka adalah Jahangirzadeh Majid bin Ahmad (warga negara Iran), Agung Ismail, Hendra Agustina, dan Moc Raffi.

Kepala Hubungan Masyarakat BNN Kombes Slamet Pribadi menambahkan, sebanyak 2.176 gram sabu didapat dari operasi Camar Hiu yang digelar bersama Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Operasi itu dilakukan di perairan Teluk Jakarta pada 25 sampai 31 Mei lalu.

"Sabu itu tak bertuan, disembunyikan dalam peralatan elektronik berupa CCTV yang dibungkus dengan aluminium foil dan plastik bening di Gudang Tempat Penyimpanan Sementara Less Container Load Barang Impor di Tanjung Priok, Jakarta Utara," terang Slamet.

Slamet menjelaskan, ini merupakan pemusnahan barang bukti narkoba yang kesepuluh pada 2015 yang dilakukan BNN. Pemusnahan ini merupakan amanat dari Pasal 75 huruf k dan pasal 91 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 


Barang bukti Narkotika pertama adalah sabu seberat 16.315 gram sabu dan 778 butir ekstasi yang merupakan barang bukti tindak pidana kasus Narkotika yang dikendalikan oleh seorang Napi dan melibatkan seorang Sipir Lapas Banceuy, Bandung, Jawa Barat, berinisial DR. DR diamankan pada Kamis (21/5), bersama dengan 7 (tujuh) orang tersangka lainnya. 
Barang bukti Narkotika kedua, yaitu barang bukti Narkotika sabu seberat 2.176 gram merupakan Narkotika “tak bertuan” yang didapatkan dari operasi gabungan “Camar Hiu” yang dilakukan di perairan teluk Jakarta pada 25 Mei s.d. 31 Mei 2015, oleh BNN dan DJBC Kementerian Keuangan.Sabu yang disembunyikan di dalam peralatan elektronik berupa perlengkapan CCTV yang dibungkus dengan menggunakan alumunium foil dan plastik bening tersebut ditemukan petugas di gudang tempat penyimpanan sementara (TPS) Less Container Load barang impor di Tanjung Priok, Jakarta Utara. ***Johanda Sianturi


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved