Headlines News :
Home » » Tak Pandang Bulu, Ahok Pecat Pejabat Yang Tak Maksimal Layani Mayarakat

Tak Pandang Bulu, Ahok Pecat Pejabat Yang Tak Maksimal Layani Mayarakat

Written By Infobreakingnews on Senin, 18 Mei 2015 | 10.39


Jakarta, infobreakingnews -  Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama pagi ini melantik 649 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan di halaman depan gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Dalam pidatonya, mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkapkan alasan pelantikan dilakukan. Dijelaskan Ahok, dirinya mendapat laporan bahwa pelayanan birokrasi kepada masyarakat masih lambat dan Pemprov DKI memiliki kelebihan jumlah pegawai.

"Selamat atas pelantikan ini untuk bapak dan ibu. Kenapa ada pelantikan? Ada dua alasan ketika saya bertanya kenapa pelayanan belum maksimal. Memang tuntutan masyarakat begitu besar di zaman reformasi makanya kita harus bekerja cepat. Kedua, menurut saya selama 2,5 tahun di sini kita sebetulnya kelebihan pegawai dan banyak pegawai dibayar dengan kapasitasnya tidak sesuai," ungkap Ahok kepada infobreakingnews.com, Senin (18/5/2015).di Balaikota DKI Jakarta.

Menurut Ahok, sudah tidak ada alasan lagi pelayanan kepada masyarakat tidak maksimal. Sebab, dia sudah memberikan gaji tinggi kepada pegawai negeri untuk mendongkrak kinerja. Namun, diakui Ahok, upaya itu masih belum maksimal, pasalnya masih terjadi penyuapan oknum pejabat dalam memberikan pelayanan.

"Di Jakarta, menurut saya alasan itu tidak ada sama sekali, karena PNS yang merem enggak kerja saja di sini bisa dapat Rp9 juta. Jadi alasan gaji sudah tidak ada. Tapi kalau bapak ibu biasa menikmati uang besar (terima siap), gaji Rp50 juta juga enggak ada artinya bagi bapak ibu," imbuhnya.

Dengan dilantiknya pejabat eselon III dan IV ini, Ahok berharap adanya peningkatan kinerja terutama pelayanan kepada masyarakat. Suami Veronica Tan itu meminta pejabat yang baru saja dilantik tak mempan disuap dan juga tidak meminta suap.

"Saya harap Jakarta betul-betul menunjukkan perubahan yang besar. Warga DKI tidak bisa lagi menunggu-nunggu. Malu kita sebagai negara Indonesia kalau Ibu Kota saja tidak bisa diurus dengan baik," tandas Ahok. ***  Candra Wibawanti.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved