Headlines News :
Home » » Pilkada Sebentar Lagi, Golkar Masih Bertikai, Membuat Frustasi Sejumlah Calon

Pilkada Sebentar Lagi, Golkar Masih Bertikai, Membuat Frustasi Sejumlah Calon

Written By Infobreakingnews on Kamis, 28 Mei 2015 | 08.28

Jakarta, infobreakingnews - Nasib partai tertua yang didirikan oleh Presiden ke Dua RI , Almarhum Soeharto, sampai kini masih kritis akibat keangkuhan personal yang tidak mau berdamai dan saling mengkllaim menang secara hukum, padahal kesempatan Pilkada serentak diseluruh persada semakin tersisa limit, membuat para calon pemimpin daerah dibuat frustasi oleh kedua kubu yang sangat sulit berdamai.
Sampai dengan digelarnya Rapat Pengurus Harian DPP Partai Golkar Rabu (27/5) sore di kantor Slipi, Jakarta Barat. Rapat itu diikuti oleh Ketua Umum Agung Laksono untuk membahas dan membicarakan tentang rencana islah.
"Ketua Umum Agung Laksono menyampaikan kepada peserta rapat bahwa ide awal Islah ini adalah datang dari Pak JK, bukan dari pihak lain. Karena tujuannya baik maka kami menyambut baik ide dari Pak JK," ujar Wakil Sekjen Partai Golkar Lamhot Sinaga kepada infobreakingnews.com,  di Jakarta, Rabu (27/5).
Islan yang diinisiasi oleh JK itu langsung direspon kubu Agung dengan meyodorkan empat poin butir islah. Pertama adalah islah mengedepankan kepentingan partai. Kedua adalah membentuk tim bersama. Ketiga adalah membuat kiteria yang disepakati kedua belah pihak dengan landasan dasar berdasarkan hasil survei dan Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela (PDLT). Keempat menandatangani dan mengajukan ke KPU adalah sesuai yang disahkan oleh SK Menkumham (sesuai UU).
"Butir kedua format islah ini disetujui oleh Pak JK dan kemudian ditawarkan kepada Aburizal Bakrie (ARB), awalnya pihak ARB tidak setuju dengan poin empat bahkan mereka mengacu kepada kepengurusan Munas Riau. Namun kami tetap berpegangan pada landasan konstitusioal yaitu UU dimana Kepengurusan Riau tidak mempunyai landasan Hukum sebab putusan PTUN tidak bisa dijadikan pijakan," ujar Lamhot.
Maka akhirnya, kata Lamhot, pihak ARB setuju dengan empat poin butir islah dan kemudian diparaf oleh ARB sebagai tanda persetujuan. Sementara untuk penandatanganan Iislah parsial ini direncanakan hari Jumat 29 Mei atau Sabtu pagi 30 Mei di jalan Diponegoro, Menteng-Jakarta.
Terlepas dari segala urusan publikj, banyak orangtua yang sudah bosan menyaksikan pertikaian anak anaknya yang tak kunjung selesai, mengeluh panjang dan membathin, seakan tersadar betapa gilanya jiwa anak manusia yang serakah akan kekuasaan, padahal tak sadar kalau sebentar lagi akan masuk liang kubur karena sudah bau tanah. *** Candra Wibawanti.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved