Headlines News :
Home » » Panglima TNI Siapkan Dua Anggpta Berprestasi Untuk Memperkuat KPK

Panglima TNI Siapkan Dua Anggpta Berprestasi Untuk Memperkuat KPK

Written By Infobreakingnews on Minggu, 17 Mei 2015 | 05.12


Jakarta, infobreakingnews Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku menyiapkan dua anggotanya untuk menempati jabatan struktural di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jadi yang masuk ke KPK adalah mereka yang saya pilih bagus. Karena dia sekjen maka manajerialnya bagus, leadership-nya bagus," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (17/5).

Moeldoko mengatakan, prajurit TNI yang ditugaskan ke KPK sebanyak dua orang. Satu orang di sekretariat jenderal dan satu orang lainnya di bagian pengawasan internal.

Ia belum mau menyebutkan identitas anggota TNI yang dimaksud. Hanya, sudah dipastikan satu posisi akan diisi dari TNI Angkatan Darat (AD). "Satunya kami usahakan dari POM (Polisi Militer)," tegasnya.

Anggota terpilih mesti mengundurkan diri dari TNI. Ini juga merupakan bagian persiapan dan pembekalan anggota TNI saat memasuki masa pensiun.

Sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, prajurit aktif dapat menduduki jabatan pada kantor yang membidangi Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Negara, Pertahanan Negara, Sekretaris Militer Presiden, Intelijen Negara, Sandi Negara, Lembaga Ketahanan Nasional, Dewan Pertahanan Nasional, Search and Rescue (SAR) Nasional, Narkotik Nasional, dan Mahkamah Agung.

"Anak-anak saya yang satu atau dua tahun akan pensiun kami tugaskan. Ada istilah masa persiapan pensiun. Sambil belajar, begitu pensiun, dia punya bekal kerja. Apalagi kalau dari kementerian mau perpanjang, silakan angkat PNS," tuturnya.

Moeldoko belum mau mengungkapkan kapan pastinya anggota TNI mulai aktif bekerja di KPK. Menurutnya, pembicaraan masih berlangsung di antara kedua belah pihak. Hanya, ia memastikan anggota TNI tidak ada yang dimanfaatkan sebagai penyidik KPK.

"Kalau orang kerja ada aturan undang-undang dan aturan kemampuan dan batas kemampuan. Kalau TNI enggak bisa jadi penyidik, masa dipaksakan," ucapnya.*** Emil Fosters.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved