Headlines News :
Home » » Nasib Tragis Perempuan Penjajah Seks Di Perkampungan

Nasib Tragis Perempuan Penjajah Seks Di Perkampungan

Written By Infobreakingnews on Kamis, 28 Mei 2015 | 08.07

Tulang Bawang, infobreakingnewsSeorang wanita kupu-kupu malam yang bernama Ani (30) yang tinggal disalah satu kontrakan di Kampung DWT. Jaya, Kec. Banjar Agung belakangan diketahui hamil kurang lebih 5 bulan. Saat wartawan infobreakingnews.com,  dan beberapa awak media lain berkunjung ke kontrakannya Ani mengatakan kehamilannya itu bukanlah hasil dari hubungannya dengan para pelanggannya. Ia mengatakan kehamilannya itu adalah hasil hubungannya dengan pacarnya yang bernama Egi (23) yang statusnya masih perjaka dan tinggal di Kampung Bawang Sakti Jaya, Kec. Banjar Baru, Tulang Bawang.
 
Ani menceritakan, kehamilannya saat ini sudah berusia sekitar 5 bulan. Sebelum saya berpacaran dengan Egi, saya pernah menikah secara sirih dengan seorang pria beristri di Kampung Tri Tunggal Jaya, Kec. Banjar Agung Tulang Bawang. Setelah berjalan beberapa bulan pernikahan kami kandas ditengah jalan. Setelah saya berpisah dengan suami saya kemudian saya menjalin hubungan dengan seorang pria perjaka yang pernah saya kenal jauh sebelum saya menikah sirih dengan suami saya pada saat saya masih berkeliaran sebagai kupu-kupu malam. Semenjak saya menikah memang saya tidak lagi suntik KB sampai saya berpisah dengan suami saya, dan pada saat saya berhubungan badan selayaknya suami istri dengan pacar saya Egi, saya lupa kalau belum suntik KB kemudian ahirnya saya hamil.
 
Saat awak media menanyakan gimana nasib si cabang bayi setelah lahir? Ani mengatakan karena pacar saya sepertinya tidak akan bertanggung jawab menikahi saya, maka bayi ini kelak akan saya berikan pada orang lain. Biarkan orang lain yang akan merawatnya supaya lebih terjamin masa depannya." Jelasnya dengan panjang lebar."
 
Kepala Kampung Bawang Sakti Jaya Paino melalui via Handpone mengatakan akan menelusuri dulu adanya kabar itu kepada warganya. "Saya akan panggil dulu Rt saya supaya mempertanyakan kebenaran informasi itu dan nanti akan kita panggil juga keluarganya Egi kalau ternyata kabar itu benar.
 
Dihubungi melalui via Handpone Egi mengatakan dirinya siap bertanggung jawab dengan Ani. "Saya sudah dikabari Bapak Kepala Kampung, Keluarga saya juga sudah musyawarah, saya akan bertanggung jawab dengan perbuatan saya dan sekarang tinggal nunggu keluarganya Ani." Jelas Egi secara singkat.  ***Handri
Share this article :

1 komentar:

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved