Headlines News :
Home » » Masyarakat Maluku Kiritsi Pemerintah Jokowi-JK

Masyarakat Maluku Kiritsi Pemerintah Jokowi-JK

Written By Infobreakingnews on Minggu, 17 Mei 2015 | 04.51

Jakarta, infobreakingnews Ketua Forum Perjuangan Kebangsaan Maluku, John Toisuta, mendesak Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tidak mengabaikan pembangunan di Maluku. Pasalnya, Maluku merupakan salah satu provinsi yang berkontribusi dalam pembentukan bangsa Indonesia.
“Pemerintah Jokowi-JK tidak boleh abaikan Maluku. Maluku memiliki peran yang penting dalam sejarah Indonesia. Maluku bukan saja bagian dari Indonesia, tetapi Maluku adalah salah daerah pendiri bangsa Indonesia,” ujar John saat dihubungi infobreakingnews.com, Minggu(17/5).
John mengingatkan, pemerintah bahwa dalam sejarahnya, ada delapan provinsi yang menjadi pendiri Indonesia, termasuk Maluku, dan yang lainnya, Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil dan Nusa Tenggara, Sulawesi dan Kalimantan.
Selain sebagai pendiri, lanjut John Maluku juga memiliki pahlawan nasional yang gigih berjuang melawan penjajah, seperti Pattimura dan Martha Tiahahu. Selain itu, katanya banyak juga tokoh yang disumbangkan Maluku demi kemerdekaan bangsa Indonesia, seperti A.J Patty yang mendirikan Serikat Ambon (SA) pada 1920, Gubernur Pertama Maluku Johanes Latuharhari yang memimpin SA di Surabaya dan bersama Soekarno-Hatta memproklamir kemerdekaan.
“Ada juga Jhanes Leimena yang mewakili Jong Ambon di Sumpah Pemuda, DR. G. Siwabessy yang memimpin Pemuda Maluku, dan tokoh-tokoh lainnya yang telah berjuang untuk Maluku dan Indonesia,” tambahnya.
Lebih lanjut, John mengungkapkan bahwa Maluku memiliki banyak sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan untuk membangun Maluku. Namun, dia menyayangkan kebijakan pemerintah tidak berpihak pada Maluku sehingga Maluku tetap miskin dan menderita di tengah sumber daya alam melimpah.
“Maluku punya banyak potensi laut, seperti ikan, garam, tanaman laut, dan bahan mineral. Tetapi, potensi itu dinikmati oleh orang lain, bukan orang Maluku sendiri,” ucap DPR periode 2004-2009 ini.
John pun berharap Jokowi-JK memberikan kebijakan khusus untuk Maluku agar berbagai kebijakan disesuaikan dengan kondisi Maluku yang terdiri dari pulau-pulau kecil dan potensi laut sangat besar.
“Jokowi-JK sebenarnya harus konkritkan Maluku sebagai poros maritim Indonesia karena wilayah Maluku hampir 92 persen adalah laut. Jika sektor kelautan dan maritim menjadi salah satu leading sektor pembangunan di Maluku, ini bisa mengangkat Maluku dari ketertinggalan,” pungkasnya.*** Marwah.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved